Cikarang

Penghitungan Aset Diklaim Sudah 75 persen

PDAM Minta Dipercepat

Radarbekasi.id – Penghitungan aset untuk pemisahan Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Baghasasi (PDAM TB) diklaim sudah mencapai 75 persen. Penghitungan aset tersebut dilakukan dengan menggunakan jasa independen Konsultan Jasa Penilai Publik (KJPP).

Ketua Panitia Khusus (Pansus) 29 DPRD Kabupaten Bekasi, Nyumarno menyatakan, sebenarnya penghitungan aset sudah rampung ketika melibatkan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jawa Barat.

“Namun informasi yang saya dapat, setelah BPKP telah menemukan angka terkait aset, Pemkot Bekasi selaku pemilik saham kurang menyetujui angka yang sudah dihitung BPKP, sehingga hal tersebutlah yang menjadi kendala hingga saat ini pemisahan aset belum rampung juga,” ujarnya.

Ia menyatakan, lembaga KJPP yang sudah diambil sumpah kementrian bisa melakukan penghitungan secara independen dan cepat.

“Jadi KJPP ini sudah melakukan kerjasama kontrak antara Pemkab dan Pemkot Bekasi. Untuk penghitungan aset PDAM TB dalam pemisahan aset sejak bulan Agustus 2018- Febuari 2019, dan sejak Agustus penghitungan sudah mencapai 75 persen, 25 persennya lagi menunggu data – data yang harus diserahkan secara administrasi serta fisik dari PDAM TB,” terangnya seraya menyatakan KJPP menargetkan akhir tahun ini penghitungan aset bisa rampung.

Sementara itu, Direktur Utama PDAM TB, Usep Salim mengatakan pemisahan aset antara Kota dan Kabupaten Bekasi perlu dipercepat. Sebab, apabila berlarut rencana direksi untuk melakukan pengembangan selalu terkendala pada perizinan kedua belah pihak.

“Ya kalau saya sebagai user (pengguna), apabila ditanyakan, lebih cepat lebih baik. Karena dalam hal ini, akan mempengaruhi dalam memaksimalkan layanan air bersih untuk masyarakat,” tuturnya.(and)

Related Articles

Back to top button