Metropolis

Sepakat Tingkatkan Sektor Pendidikan dan Kesehatan

TPST Bantargebang

Radarbekasi.id – Pemerintah Kota Bekasi dan Pemprov DKI Jakarta menyepakati untuk meningkatkan sektor pendidikan dan kesehatan di empat kelurahan di kecamatan Bantargebang. Kedua poin tersebut merupakan tambahan dari pengawasan dan pengendalian lingkungan.

Empat kelurahan tersebut ialah Kelurahan Ciketing Udik, Bantargebang, Cikiwul dan Kelurahan Sumurbatu. Wilayah – wilayah tersebut diketahui berada di sekitar Tempat Pengolahan Sampah (TPST) Bantargebang.

“Kita dan DKI sepakat kalau ada ademdum di proses perjanjian itu yang menjadi sasaran disamping pengawasan, pengendalian lingkungan. Yakni pendidikan dan kesehatan, jadi orientasi di empat kelurahan itu adalah pendidikan dan kesehatan,” katanya, Senin (29/10).

Ia menungkapkan, dana kemitraan dan dana kompensasi yang diajukan Pemkot Bekasi ke Pemprov DKI Jakarta menjadi sekitar Rp925 miliar.Rinciannya, Rp582 dana kemitraan dan Rp343 miliar merupakan dana kompensasi.

Hal itu dilakukan setelah Pemkot Bekasi melakukan evaluasi. “Itu berkurang dari pengajuan bulan mei, yang bulan september, kita anggap tidak ada,” jelasnya.

Dana kompensasi itu akan diberikan untuk ‘uang bau’ dan juga peningkatan sektor pendidikan dan kesehatan serta pengendalian lingkungan. “Lalu yang kemitraan ada yang lanjutan flyover (jalan layang) Rawapanjang dan Cipendawa. Tapi itu diperlukan juga adendum BKSP Jawa Barat, kalau BKSP itu antar Gubernur adendumnya sedang berproses,” tuturnya.

Terkait dengan pembebasan lahan untuk pembangunan itu, dilimpahkan ke Pemprov DKI Jakarta walaupun semula dikerjakan Pemkot Bekasi.

“Pak Gubernur DKI sama Wali Kota sepakat merubah adendum yang tadinya pemebebasan lahan di limpahkan ke pemkot sekarang kita limpahkan ke DKI. Jadi yang diajukan dan disepakati bersama adalah peningkatan sarana pendidikan dan kesehata,” tutupnya. (neo)

Related Articles

Back to top button