Berita Utama

Disbudpora Kesulitan Lahan

Penuhi Sapras Cabor

Radarbekasi.id – Dinas Budaya Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Bekasi beralasan terbatasnya lahan menjadi kesulitan pemerintah membangun venue cabang olahraga.

Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Sarana dan Prasarana (Sapras) Disbudpora Kabupaten Bekasi, Denny Rusnandi, menanggapi keluhan yang dilontarkan cabor panahan Kabupaten Bekasi.

“Lahan emang jadi kendala,” ujarnya pada Radar Bekasi, Selasa (30/10).

Denny mengaku persoalan venue memang belum menjadi bahasan lanjutan, pasca ada keluhan dari cabor. “Terkait itu belum ada bahasan,” tambahnya

Mengomentari kebutuhan cabor peraih juara umum Porda yang belum menempati venue latihan sendiri, venue menembak sempat jadi opsi.

”Kalau menembak bagian atasnya ada batas,”imbuhnya

Diberitakan sebelumnya, Sekretaris Umum Perpani Kabupaten Bekasi, Suheriyanto menyatakan kesulitanya melakukan pembinaan karena terbatas sarana latihan.

Meski hasil maksimal sudah diraih pada Porda XIII 2018, beberapa kendala sempat mereka alami, terutama ketika melakukan persiapan.  Sarana dan prasarana latihan yang memadai belum mereka rasakan.

“Masalah ada di sarana latihan dimana kita tidak memiliki lapangan yang representatif untuk pembinaan dan pemasalan olahraga panahan,”ujar -Suheriyanto pada Radar Bekasi, Senin (29/10)

Selama ini, pihaknya masih menggunakan selasar lapangan bola di Stadion Cikarang untuk latihan. Kondisi itu dinilai masih jauh dari laik untuk pembinaan.

”Selasar sisa dari lapangan bola di stadion cikarang utara dan itu masih jauh dari laik untuk pembinaan dan pemasalan,” tambahnya.

Pihaknya berharap ada venue khusus yang diberikan pemerintah daerah untuk sarana latihan atlet.

”Tentunya harapan memiliki venue perlu kesepahaman dan komitmen bersama terutama dari pemangku kebijakan,” harapnya.

Kedepan, Heriyanto berharap bisa terbentuk pusat pembinaan seperti PPLPD di Kabupaten Bekasi. (dan)

Related Articles

Check Also
Close
Back to top button