Berita Utama

Korban Asal Bekasi Bertambah

Radarbekasi.id – Satu lagi korban pesawat nahas Lion Air JT610 rute Jakarta-Pangkal Pinang merupakan warga Kota Bekasi. Korban diketahui bernama Ahmad Sobih Innajattulah, warga Jalan Damar, Perumahan Mutiara Gading Timur, Mustikajaya.

Warga RT 02/24 kelurahan Mustikajaya ini diketahui merupakan pegawai Badan Pengawas Keuangan (BPK) Pangkal Pinang. Korban setiap akhir pekan memang kerap pulang ke kediamannya di Kota Bekasi.

Pantauan Radar Bekasi, suasana kediaman korban hari kedua pasca kejadian jatuhnya pesawat nampak sepi.

Ketua RW setempat, Alimudin, yang ditemui Radar Bekasi membenarkan salah satu warganya Ahmad Sobih Innajattulah turut menjadi korban.

Penuturan Alimudin, korban dikenal sebagai pribadi yang baik, dan rajin beribadah. Ketika berada dirumah, korban rajin ke masjid dan berbaur bersama warga lainnya. Korban dikenal pandai bersosialisasi di tengah-tengah masyarakat.

Meskipun hanya pada akhir pekan berada di Kota Bekasi, namun Ahmad Sobih Innajattulah dinilai sebagai sosok yang bersahaja dan bermasyarakat.

Korban diakuinya banyak memberikan kontribusi untuk kemajuan wilayah sekitar.

Dengan alasan itu tak ayal, masyarakat yang berada di sekitar rumah korban ikut merasakan duka mendalam atas kejadian nahas Senin (29/10) pagi itu.

Masyarakat sekitar meyakini bahwa mukjizat akan datang kepada Ahmad Sobih Innajattulah, sebab ia merupakan sosok yang baik dan soleh.

“Tapi saya yakin karena beliau orang yang soleh Allah akan berikan mukjizat “ ungkap Alimudin, Selasa (30/10).

Korban menjalankan tugas rutin dilingkungan BPK Pangkal Pinang. Setiap akhir pekan ia pulang ke  Kota Bekasi dan Senin pagi kembali ke Pangkal Pinang.

Hingga saat ini, keluarga korban masih menunggu kepastian informasi mengenai keadaan korban.

Keluarga korban termasuk istrinya, Lestari, masih syok dan belum bisa berbicara banyak terkait  suami yang selama ini menemani hidupnya.

“Mohon maaf, saya belum siap, jangan dulu,“ ujar Lestari ketika coba diwawancara oleh Radar Bekasi.

Hingga saat ini, keluarga beserta masyarakat disekitar kediaman korban masih menunggu kabar pasti keberadaan dan keadaan Ahmad Sobih Innajattulah.

Mereka berharap Ahmad Sobih Innajattulah mendapat mukjizat untuk tetap diberikan kesehatan dan panjang umur.

Diketahui, sebelumnya sebanyak empat warga Kota Bekasi menjadi korban. Adanya informasi tersebut menambah deretan korban warga Kota Bekasi yang ikut dalam pesawat nahas berpenumpang 180-an orang.

Sebelum  Ahmad Sobih Innajattulah, Yunita Sapitri (42) warga Jalan Blanak Raya , Kayuringin, Bekasi Selatan juga diketahui menjadi korban.

Total sementara ini enam warga Kota Bekasi turut menjad korban. Mereka adalah Savitri Wulurastuti (42) warga Jalan Tytyan Indah Raya, blok H3, RT 004/01, Medan Satria. Savitri atau Vivit adalah Kepala Seksi KPP Pangkal Pinang.

Kemudian Muhammad Luthfi Nurramdhani (24) asal Aren Jaya, Bekasi Timur dan Shandy Johan Ramadhan, warga Griya Metropolitan, Bekasi Selatan. Shandy adalah Jaksa Fungsional di Bangka Selatan.

Korban keempat adalah, Moh Wahjoe Noegrohantoro, beralamat di perumahan Jatikramat, Jalan Melati 4 nomor 139, RT 9/3, kelurahan Jatikramat, Jatiasih Kota Bekasi.

Korban kelima dan keenam yaitu Ahmad Sobih Innajattulah dan Yunita Sapitri (42).

Hingga saat ini belum ada kepastian kabar keenam korban penumpang pesawat nahas tersebut. (sur)

Related Articles

Back to top button