Berita Utama

Dolar Singapura Mengambang di Muarabungin

Radarbekasi.id – Tiga lembar pecahan uang dolar Singapura ditemukan nelayan di perairan Muarabungin, 6 mil dari lokasi jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 yang jatuh di perairan Karawang Senin (29/10).

Sejumlah uang tersebut ditemukan Tarzan, nelayan yang membantu penyisian di wilayah perairan Bekasi, Selasa (30/1).

Tarzan melihat tiga lembar kertas mengapung, ketika secara sukarela membantu pencarian puing pesawat nahas dengan rute Jakarta-Pangkal Pinang yang jatuh empat hari lalu.

Karena penasaran, dia mendekati kertas tersebut dan  diketahui merupakan uang dolar Singapura.

“Saya lihat tiga lembar uang ini mengambang dilaut, posisinya kira – kira 6 mil dari posisi jatuhnya pesawat (Lion Air JT-610).  Awalnya saya kira kertas biasa, tapi saat saya dekati ternyata tiga lembar uang . Saya temukan ini pukul 14.00 siang,” ucap Tarzan yang juga Ketua Pokmaswas Betingjaya, Rabu (31/10).

Ketika menemukan tiga lembar dolar singapura Tarzan tidak langsung melaporkan, karena tidak tahu harus melapor kemana. Setelah mengetahui adanya posko di Pantai Muarabungin, dirinya langsung menyerahkan penemuan ke posko tersebut.

“Hari ini (kemarin) langsung saya serahkan ke posko yang ada di pantai muarabungin. Saat menemukan sempat saya simpan satu malam, karena tidak tau mau menyerahkan kemana,” jelasnya.

Kapolsek Muaragembong, AKP Saiful Anwar mebenarkan ada satu nelayan yang menyerahkan penemuan tiga lembar uang dolar singapura, yang ditemukan di sekitaran laut Muarabungin. Total dari tiga pecahan uang tersebut berjumlah 14 Dolar Singapura.

“Saya mendapatkan laporan dari Tarzan, beliau menyerahkan uang tiga lembar, satu pecahan 10 dolar singapura, dan dua lembar pecahan 2 dolar Singapura, total 14 dolar Singapura yang ditemukan diperairan muarabungin,” jelasnya.

Penyisiran yang dilakukan di wilayah hukum Polres Metro Bekasi, yang dilakukan oleh Kepolisian, TNI, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), juga berhasil menemukan lima lembar foto. Foto tersebut diduga milik salah satu penumpang pesawat Lion Air JT-610, sedang mengapung di perairan Muarabeting, Rabu (31/10).

Saiful mengatakan, penyisiran dilakukan di perairan Pantai Muarabungin, Muarabendera, dan Beting. BPBD berhasil menemukan lima lembar foto di lautan pada pukul 12.13 siang.

“Lima foto warna dan hitam putih ditemukan sedang mengapung oleh BPBD di pantai Muarabeting, dengan foto orang yang sama, kira – kira jarak ditemukan foto dari lokasi 6 mil,” ucapnya, Rabu (31/10).

Selain itu, kata Saiful, hari ini juga ada satu nelayan yang melaporkan telah menemukan satu  Styrofoam berbentuk karpet, yang diduga serpihan pesawat Lion Air JT-6 10 yang jatuh diperairan tanjung Pakis Karawang.

“Menurut pengakuan nelayan yang menemukan, dia melihat Styrofoam mengapung di perairan laut muarabungin pada pukul 10.30 siang,” ujarnya.

Hasil penemuan ini langsung diserahkan ke tim Basarnas, agar bisa ditindak lanjuti.”Hasil penemuan hari ini langsung kita serahkan ke Basarnas,” tutupnya

Sebelumnya beberapa barang seperti baju, celana jeans, celana dalam, sendal, peci, dan beberapa serpihan yang ditemukan nelayan Pantai Muarabungin. Sejumlah barang tersebut kemarin diserahkan ke Pol Air Polda Jabar.

Didampingi Komandan Kodim 0509/Kabupaten Bekasi, Letkol Arh Henri Yudi Setiawan, Kapolres Metro Bekasi, Kombespol Candra Sukma Kumara, memberikan penemuan ini ke Pol Air Polda Jabar, di pinggir Pantai Muarabungin.

“Temuan – temuan yang ada di wilayah hukum Polres Metro Bekasi, sudah kita serahkan ke Pol Air Polda Jabar,” ucap Kapolres Metro Bekasi, Kombespol Candra Sukma Kumara, Rabu (31/10).

Kata Candra, nanti dari Pol Air Polda Jabar akan diserahkan ke Basarnas. “Kita masih melakukan penyisiran terus dari arah barat ke arah timur, memang hasilnya belum maksimal,” ujarnya.

Dia mengaku, penyisiran hanya dilakukan di wilayah Hukum Polres Metro Bekasi saja, karena di lokasi sudah ada Basarnas, TNI Angkatan Laut, Pol Air.”Kita terus melakukan penyisiran, mudah – mudahan saja penyisiran kami bisa membuahkan hasil,” pungkasnya (pra).

Close