Realtime

Proses Penyisiran Terhambat Beberapa Faktor

Radarbekasi.id – Proses penyisiran korban dan bangkai pesawat Lion Air JT 610 di perairan wilayah Bekasi oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat telah memasuki hari keempat sejak Senin (29/10) pukul 08.00 WIB.

Hingga Kamis (1/11) pukul 16.00 WIB,  belum ada satu pun korban maupun bangkai pesawat rute Jakarta-Pangkal Pinang yang ditemukan dalam proses penyisiran dengan menggunakan perahu karet tersebut. Hingga berita ini diturunkan, proses penyisiran yang dilakukan bersama Polair, Kepolisian, TNI dan unsur Muspika terus dilakukan.

THL BPBD Kabupaten Bekasi, Andika Rakhman menjelaskan, proses pencarian terhambat beberapa faktor. Diantaranya, kapasitas perahu yang kecil, dan luasnya area pencarian, serta kencangnya arus bawah laut.

“Karena kapasitas perahu yang kecil, dan tangki  BBM yang kecil membuat kita tidak bisa menjangkau lebih jauh lagi, ditambah arus yang kencang, penyisiran pada hari ini dengan waktu satu jam, masih belum menemukan hasil,” tuturnya, Kamis (1/11).

Proses penyisiran dihari pertama yang dilakukan bersama Kepolisian di dekat lokasinya jatuhnya pesawat hasilnya nihil. Begitu pun dihari kedua, bersama TNI dan relawan di pantai Muarabungin, ke pantai Muarabeting, hingga sampai pantai Muarabendera, tidak menemukan hasil apapun dalam proses penyisiran.

Lalu dihari ketiga, pencarian dimulai dari Pantai Muarabungin, menyisir kewilayah pantai Muarabeting, dan Muarabendera, berhasil menemukan foto lima lembar ukuran 3X4 dengan orang sama. Sampai sore ini, proses penyisiran dilakukan di area pantai Muarabungin sampai pantai Muarabeting dengan jarak kurang lebih delapan kilo meter.

“Kita sudah lakukan penyisiran pada pagi ini, mengelilingi area pantai Muarabungin sampai pantai Muarabeting,” jelasnya. (pra)

Related Articles

Back to top button