Pendidikan

Nilai Pancasila Mesti Dibumikan

Radarbekasi.id – Pancasila merupakan pijakan paling utama dalam semua aspek kehidupan bermasyarakat di Indonesia. Terjaganya persatuan bangsa Indonesia hanya bisa terwujud selama Pancasila masih menjadi landasannya.

Untuk itu para generasi millenial yang merupakan kalangan pelajar dan mahasiswa, mesti memahami dan mengamalkan nilai-nilai pancasila. Demikian dikatakan ketua Yayasan STIE Mulia Pratama Abadi Ika Setiawan.

“Pancasila harus menjadi kesadaran filsafat hukum dan sumber kesadaran berbangsa dan bernegara, Pancasila itu ideologi yang mempersatukan. Nah, para pemuda harus bersatu dengan memahami ideology pancasila,”tegasnya.

Menurut dia, di tengah era keterbukaan informasi seperti saat ini bahaya radikalisme dan perpecahan terus mengintai generasi muda Indonesia. Minimnya pemahaman terhadap Pancasila sebagai landasan kehidupan berbangsa dan bernegara, membuat anak muda rentan dipecah belah. “Oleh karena itu, nilai-nilai kearifan Pancasila dipandang perlu dibumikan kembali di tengah-tengah kaum muda untuk menguatkan semangat persatuan,” tambahnya.

Untuk mendorong persatuan dan kesatuan tersebut, dia meluncurkan Program Go RelaOne.Pria yang juga sebagai Ketua Relawan #Gen Milenial For Jokowi Ma’ruf ini mengatakan, awalnya program dibuat berangkat dari keinginan dan cita -cita yang sama dan sederhana. Yakni  pemuda dan masyarakat  tetap  menjadikan Pancasila menjadi dasar falsafah bangsa.

“Menyadari Indonesia memiliki keragaman budaya dan kehidupan harmonis antar agama antar ras dan antar suku. Menjaga Nawa Cita terus bergema, maka dari beragam etnis , agama, suku, budaya di satu Bahasa , RELA bersatu untuk mengusung Jokowi- KH Ma’ruf. Kami berkumpul bersama bersatu di relawan Indonesia maju,” kata Abadi, saat launching Program Go RelaOne belum lama ini.

Relawan ini, kata, Abadi, mengambil peran untuk dapat menghadirkan demokrasi yang santun, berkeadaban, membawa kegembiraan bagi rakyat, dan menghadirkan pemilu sebagai bagian pendidikan politik Pancasila.

Sementara itu di tempat yang sama Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Moeldoko, mengingatkan para relawan untuk tidak menyebarkan informasi hoaks dan berita bohong dalam menghadapi Pemilu Presiden 2019.

“Pemilu presiden adalah pesta demokrasi yang harus dikabarkan dengan kegembiraan. Saya harapkan semua relawan untuk membawa kabar gembira dalam mengisi pesta demokrasi ini. Jangan membawa kabar bohong. Bawa kabar gembira saja,” kata Moeldoko di atas panggung disaksikan ratusan relawan dari sejumlah kelompok relawan pendukung pasangan Jokowi-Ma’ruf. (tim/mif)

Close