Berita Utama

Tanah Peponcol Keluarkan Hawa Panas

BPBD Laporkan Temuan ke DLH dan Provinsi

Radarbekasi.id – Warga Kampung Peponcol RT 01/03, Desa Ridomanah, Kecamatan Cibarusah dihebohkan dengan fenomena alam yang tak lazim.  Tanah di wilayah tersebut mengeluarkan hawa panas dan asap dengan bau menyengat.

Bahkan, panas tanah tersebut bisa membakar kertas maupun kayu yang ditaruh diatasnya.  Warga sekitar membuktikan dengan menaruh kertas dan sebatang bambu diatas gundukan tanah dan terbakar.

Bahkan ada warga yang sengaja memasak telur diatas wajan dilokasi tersebut dan tidak butuh waktu lama telur pun matang.

Menurut keterangan  warga sekitar, tanah yang megelurkan asap panas ini sudah terjadi sejak satu bulan lalu.

“Kalau enggak ada hujan tanah tidak banyak mengeluarkan asap, tapi  tetap panas disekitar lokasinya. Tetapi setiap turun hujan, tanah mengeluarkan asap yang tebal, dan bau belerang yang sangat menyengat,” ucap Ade Diki Arifin (24) warga Kampung Peponcol RT 01/03, Desa Ridomanah, Kecamatan Cibarusah kemarin (6/11)

Kata dia, disekitar lokasi tanah yang mengeluarkan asap warga bisa menjadikannya tempat masak, karena ada seperti  bara ditanah tersebut, tetapi bau asap di lokasi itu bisa membuat warga batuk, dan sesak nafas.

Dia mengaku, selama satu bulan tanah ini mengeluarkan asap. Sejauh ini belum ada tindakan dari Pemerintah Daerah, memastikan lokasi tersebut berbahaya atau tidak.

”Baru Camat dan Kepala Desa saja yang datang kesini beberapa hari lalu. Kita berharap bisa ditanggulangi secepatnya, karena warga takut ini berbahaya soalnya bau asap bisa sampai satu kilometer,” paparnya

Warga lainnya, Ahmad Fajri (20) menuturkan, selama tanah itu mengeluarkan asap, banyak warga dari luar kampung berdatangan untuk melihat. Bahkan warga dari luar bekasi. Mereka penasaran dengan fenomena alam yang belakangan ramai di media sosial tersebut.

”Setiap Sabtu dan Minggu sekarang ramai yang datang, banyak juga datang membawa keluarga dan membawa bekal dari rumah, seperti orang mau berlibur saja, sekarang tempat ini jadi lokasi wisata dadakan,” ujarnya.

Camat Cibarusah,  Enop Can, ketika dikonfirmasi mengenai fenomena yang terjadi di wilayahnya mengatakan, kejadian itu bukan hal  baru. Kondisi itu menurut info dari Kepala Desa Ridomanah sudah berlangsung lama.”Itu bukan hal yang baru, dari Kepala Desa yag sekarang masih kecil sudah keluar asap,” katanya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi, Adeng Hudaya, sempat meninjau lokasi gundukan tanah tersebut, Selasa (06/11).

Guna memastikan penyebab terjadinya fenomena itu, pihak BPBD akan segera berkordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi dan melaporkannya ke Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Barat.

“Karena memang kewenangannya sudah ditarik ke Pemprov Jawa Barat, kita pasti akan melaporkan kejadian ini,” kata  Adeng.

Dia mengaku, tidak bisa memastikan unsur-unsur kandungan alam yang ada di gundukan tanah tersebut, yang bisa mengeluarkan asap panas dan bau menyengat.

“Saya tidak bisa memastikan, karena saya kan bukan ahlinya,” kata dia.

Sementara ketika dihubungi Radar Bekasi, pihak Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jawa Barat hingga Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi belum memberikan keterangan resmi akan fenomena tersebut. (pra)

Lebihkan

Artikel terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

three − 2 =

Lihat Juga

Close
Close