Realtime

Isu Liquid Narkoba Tak Pengaruhi Bisnis Vape di Bekasi

Radarbekasi.id – Maraknya peredaran liquid vape narkoba di Jakarta belakangan ini, tak berpengaruh terhadap bisnis vape di Kabupaten Bekasi. Hal itu diakui oleh Pemilik 420 Vape Store, Ratno.

Ia mengungkapkan, isu liquid vape narkoba tidak berpengaruh terhadap bisnis miliknya. Kalau pun ada, kata dia, kemungkinan besar karena sudah bosan.

“Tidak ada pengaruhnya di kita, memang ada penurunan penjualan, tapi bukan karena itu (isu liquid narkoba),” ujar Ratno di 420 Vape Store yang berlokasi di Kampung Kobak, Jalan Papan Mas RT 004/016, Desa Mekarsari, Kecamatan Tambun Selatan, Jumat (9/11).

Menurut pria yang akrab disapa Pitoy ini, sejauh ini tidak ada kekhawatiran mengenai isu tersebut. Pasalnya, liquid narkoba sudah dipastikan harganya lebih mahal, dan tidak memiliki izin dari bea cukai.

“Kita tidak ada kekhawatiran. Kalau liquid itu mahal dan tidak bercukai, jadi tidak ada yang minat karena mahal, dan kami juga tidak akan nerima kalau tidak ada bea cukai,” ujarnya.

Pitoy mengaku, dalam sehari bisa menjual  dua unit vape dan lima sampai sepuluh botol liquid. Untuk harga vape dibanderol Rp500 ribu sampai Rp3,4 juta, sementara harga liquid mulai dari Rp120 ribu sampai Rp180 ribu per botol.

“Harapan saya, semoga tidak ada lagi liquid narkoba. Kalau bisa diselsain sampai tuntas, biar tidak merugikan penjual, dan mencoret nama baik Vape sendiri, kita sudah cape – cape membuat Vape legal, masa mau dicoreng,” tutupnya (pra).

Related Articles

Back to top button