Cikarang

Dua Pejabat Saling Lempar Tanggung Jawab

Kendaraan Dinas ‘Tak Jelas’

Radarbekasi.id – Tidak jelasnya keberadaan kendaraan dinas milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi menjadi polemik antara pejabat yang saat ini menjabat dan mantan pejabatnya.

Kepala Bagian Perlengkapan Setda Pemkab Bekasi, Tedi Heraldi mengaku, banyak pekerjaan yang menumpuk dan belum diselesaikan oleh pejabat sebelumnya. Khususnya, mengenai aset kendaraan dinas.

Pihaknya, tengah melakukan inventarisasi aset daerah sesuai dengan data yang ada. “Ini semua peninggalan pejabat yang lama. Kami hanya kebagian yang jelek saja. Tapi, kami sedang berupaya melakukan sensus semua aset daerah termasuk kendaraan dinas” ujarnya, Jumat (9/11).

Menurutnya, proses inventarisir barang milik daerah memerlukan ketelitian serta berdasarkan surat pinjam pakai. Sebab kata dia masalah tersebut menjadi dasar kendaraan dipakai siapa dan berada dimana

“Kami sedang perapihan, dan saat ini kami sedang melihat data – data yang menjadi dasar mobil itu keluar,”ujarnya.

Dirinya menambahkan, terkait administrasi selalu menjadi dasar dalam perapihan untuk menghindari adanya temuan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK). “Ya intinya kami mencari dasar secara administrasi. Sebab kendaraan yang keluar pasti ada catatannya dan itu menjadi dasar kami,”tuturnya.

Sementara itu, mantan Kasubag Perlengkapan pada Bagian Perlengkapan Setda Pemkab Bekasi, Andri menapik tuduhan dari Tedi. Kata dia  persoalan tersebut, merupakan Tanggung Jawab pejabat yang saat ini berada diposisi tersebut.

Pria yang saat ini menjabat sebagai Kepala Bidang (Kabid) Pasar Dinas Perdagangan ini mengatakan, sebagai abdi negara, sudah semestinya melaksanakan tugas dan kewajiban sesuai dengan posisi ditempatkan. Karena, itu sudah menjadi resiko dalam suatu pekerjaan.

“Tugas saya sekarang di bidang pasar. Jadi, apa yang menyangkut urusan itu baru saya selesaikan. Toh saya juga menyelesaikan apa yang belum diselesaikan oleh pejabat sebelum saya. Karena itu sudah menjadi kewajiban kita sebagai amdi negara,” tegasnya.(and)

Related Articles

Back to top button