Cikarang

Mau Dibongkar, Pemilik Bangunan Tunjukan Sertifikat

Radarbekasi.id – Sejumlah bangunan liar (bangli) yang tepatnya berada diseberang kantor PDAM, Tegal Danas, Desa Hegarmukti, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, terpantau belum dibongkar, Rabu (14/11). Padahal, terlihat papan pengumuman bertuliskan tanah mikik Perum Jasa Tirta (PJT) II.

Kepala Satuan Polisi Pramong Praja Kabupaten Bekasi, Hudaya mengaku, hari ini petugas gabungan melakukan pembongkaran bangli dari perbatasan Karawang sampai Tegal Danas. Seluruh bangli yang dibongkar berdasarkan permohonan dari PJT II.

Namun, saat akan dilakukan pembongkaran bangli yang berdiri rumah, pemiliknya menunjukan sertifikat tanah. Tak mau ambil risiko karena tidak adanya perwakilan dari PJT II dilokasi, petugas terpaksa menunda pembongkaran untuk menghindari gugatan dikemudian hari.

“Karena kami kerja juga harus hati – hati, jangan sampai menuai gugatan,” ujar Hudaya, Rabu (14/11).

Menurutnya, pihak PJT II hadir dilokasi pembongkaran pada hari pertama, namun hanya setengah hari. Padahal, bangli yang dibongkar ditentukan oleh PJT II berdasarkan kesepakatan rapat koordinasi.

“Padahal dia (PJT II) yang meminta kesepakatannya semua hadir, tetapi malah tidak hadir. Jadi yang menentukan dibongkar atau tidaknya itu PJT II, mereka malah susah dihubungi. Jadi kita fokus ke warung remang – remang dulu,” katanya.

Dalam eksekusi ini, banyak pemilik bangli yang sadar untuk membongkar sendiri.  “Hampir 70 persen membongkar sendiri, jadi kita tinggal meratakan saja. Kecuali bangunan yang permanen tidak dibongkar sendiri,” tutupnya (pra).

Lebihkan

Artikel terkait

Lihat Juga

Close
Close