Berita UtamaMetropolis

Mantan Kepala BPBD Ditetapkan Sebagai Tersangka

Dugaan Tipikor Modus Bencana Alam

Radarbekasi.id – Kejaksaan Negeri Bekasi membongkar kasus dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) yang terjadi di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi.  Tiga orang itu termasuk mantan Kepala BPBD Kota Bekasi tahun 2016 – 2017, HI.

Kasie Intel Kejaksaan Negeri Bekasi, Gusti Hamdani mengatakan, selain HI, dua orang lainnya ialah staf dan Pekerja Harian Lepas (PHL) di BPBD Kota Bekasi yang berinisial PS dan AD.

Selain ditetapkan sebagai tersangka, ketiga orang tersebut saat ini telah ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas II A Bulak Kapal yang berada di Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur.

“Sudah ditetapkan jadi tersangka kemarin tanggal 13 (November),” kata Gusti saat dihubungi Radar Bekasi, Rabu (14/11).

Ia menjelaskan, ketiga orang tersebut diduga melakukan tipikor dengan modus terjadi bencana alam di Kota Bekasi. Hal itu mereka lakukan untuk mengambil bantuan berupa beras dari Bulog.

Menurutnya, aksi tersebu telah dilakukan pada tahun 2016 sampai 2017. Dugaan kerugian Negara pada kasus tersebut diperkikaran mencapai Rp1,6 miliar.

“Pihak kita membongkar adanya tindak pidana korupsi dengan modus bencana alam. Mereka membuat satu situasi seolah – olah ada bencana alam di Kota Bekasi, Dengan dia buat itu, dia mengambil beras yang ada di Bulog untuk didistribusikan kepada masyarakata yang terkena bencana alam itu,” paparnya.

Dirinya menambahkan, saat ini pihaknya masih mendalami kasus tersebut. Tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka baru yang ditetapkan.

“Yang pasti tiga orang itu yang kita tetapkan tersangka saat ini. Pasti (ada kemungkinan berkembang ke tersangka lain), semua serba kemungkinan,” tuturnya. (neo)

Related Articles

Back to top button