Realtime

UMK Tinggi, Ini Kata Forum Investor Bekasi

Radarbekasi.id – Penetapan upah minimum kerja (UMK) Kabupaten Bekasi yang tinggi akan berpengaruh pada perusahaan dalam memperkerjakan jumlah karyawan.

“Dengan adanya aturan itu, maka memberikan kepastian bagi pengusaha dalam mengukur keuangannya untuk alokasi biaya pekerja,” ujar Ketua Investor Bekasi, Deddy Harsono, Kamis (15/11).

Tingginya upah pekerja secara otomatis membuat pengeluaran perusahaan semakin besar. Dengan kondisi itu, bisa membuat perusahaan memilih relokasi usaha ke daerah yang UMKnya lebih rendah dibandingkan dengan Kabupaten Bekasi.

“Berpindahnya usaha mereka dari Kabupaten Bekasi, karena tidak kuat membayar gaji karyawannya, apalagi bahan baku juga saat ini sangat mahal,” ujarnya

Dia memastikan, perusahaan yang sangat berpengaruh terhadap UMK, dominan berasal dari sektor garmen. Namun, meski biaya gaji karyawan sangat mahal akibat upah yang tinggi, tetap ada juga perusahaan yang bertahan, dan mengajukan upaya penangguhan UMK ke Dinas Tenaga Kerja (Disnaker).

“Seperti diketahui Kabupaten Bekasi mengusulkan angka UMK 2019 sebesar Rp4,1 juta, saat ini proses tengah dibahas di Pemprov Jabar untuk disetujui oleh Gubernur, kita lihat hasilnya nanti seperi apa,” tukasnya. (pra)

Related Articles

Back to top button