Realtime

Kemenag Kabupaten Bekasi Tunggu Juklak Juknis Kartu Nikah

Radarbekasi.id – Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Bekasi belum menerbitkan kartu nikah karena masih menunggu petunjuk pelaksana (juklak) maupun petunjuk teknis (juknis).

“Jadi intinya kita sebagai Kementrian Agama Kabupaten, akan melaksanakan kebijakan Kementrian Agama Pusat, hanya saja sekarang masih menunggu juklak juknis kartu nikah dari Pusat,” ujar Kepala Kemenag Agama Kabupaten Bekasi, Sobirin, Jumat (16/11).

Kartu Nikah sebagai pengganti buku nikah sudah diluncurkan oleh Kementrian Agama Pusat pada 8 November 2018. Inovasi ini sejalan dengan peluncuran Sistem Informasi Manajemen Nikah Berbasis Website (Simkah Web).

Lebih lanjut, Sobirin menjelaskan, setelah adanya kartu nikah, tidak lantas menghilangkan buku nikah. Diterbitkannya kartu nikah sebagai identitas pernikahan agar bisa dibawa kemana-mana.

“Kebetulan saya baru baca – baca di Media dan Medsos. Kartu nikah ini untuk memudahkan suami istri kalau mau dibawa kemana – mana,” ujarnya.

Menurut Sobirin, pasangan suami istri yang sudah lama menikah, tetap akan mendapatkan kartu nikah tersebut. Sementara, buku nikahnya tidak akan ditarik.

“Jadi semuanya akan dapat kartu nikah, agar identitas dari pasangan suami istri bisa dibawa-bawa, karena kata Dirjen Binmas, kedepannya akan muncul Hotel Syariah,” terangnya.

“Yang pasti, kita mengikuti kebijakan Kementrian Agama Pusat, kita sebagai elemen dibawah mempunyai kewajiban untuk membantu mensuskeskannya,” tukasnya. (pra).

Related Articles

Back to top button