Realtime

Pencarian Linggis di Sungai Kalimalang Dihentikan, Ini Hasilnya

Radarbekasi – Pencarian barang bukti linggis di sungai Kalimalang, Desa Hegarmukti, Kecamatan Cikarang Pusat, dihentikan, Sabtu (17/11) sore. Tim penyelam dari Polisi Air dan Udara (Polairud) Polda Metro Jaya belum berhasil menemukan linggis yang dibuang oleh Haris Simamora (HS), tersangka pembunuhan satu keluarga di Pondok Melati Kota Bekasi.

Proses pencarian oleh enam tim penyelam yang mulai dilakukan pukul 14.00 WIB, dihentikan pukul 16.00 WIB, karena kondisi arus sungai yang deras, dan air yang sangat keruh. Penyelam dari Polairud Polda Metro Jaya, Iptu Ketut Swastika menjelaskan, pihaknya sudah melakukan penyelaman selama dua kali. Namun, upaya yang dilakukan secara maksimal belum berhasil menemukan linggis yang dibuang oleh HS di lokasi tersebut.

“Kita dihadapkan dengan beberapa hambatan. Yang pertama arus cukup kencang, kemudian terlalu dekat dengan pintu air. Jadi kita juga jaga keselamatan anggota agar tidak terbentur pintu air, lalu jarak pandang nol, karena banyaknya lumpur di bawah,” tuturnya, usai melakukan penyelaman Sabtu (17/11).

Lebih lanjut, dia menjelaskan, dengan kondisi air yang sangat keruh, membuat para penyelam hanya bisa bertahan dalam kurun waktu lima menit didalam air. Di dalam air, penyelam harus melawan arus sehingga proses pencarian hanya bisa dilakukan dengan meraba.

Untuk kedalaman sungai, ujar dia, disisi pinggir sekitar satu meter. Sementara, sisi tengah mencapai lima meter. “Tapi saat kita turun dihadapkan dengan lumpur sepaha. Jadi seperti disawah, dan arusnya kencang. Sekitar 10 meter melakukan penyisiran, tapi kita fokuskan ditengah tempat pertama pelaku membuang linggisya, lagi-lagi terhambat arus dan air,” ujarnya.

Menurutnya, untuk mengatisipasi hal – hal yang tidak diinginkan, pihaknya menggunakan sling untuk pengaman penyelam agar bisa mengontrol antara penyelam dengan yang diatas. Untuk proses pencarian lanjutan, pihaknya menunggu perintah dari Polda dan Penyelidik.

“Tentu kita sesama Polri sangat berupaya membantu, dan siap kapan pun membantu untuk kesuksesan pengungkapan kasus tersebut,” tegasnya.

Ia menambahkan, apabila diperintahkan untuk kembali menyelam, pihaknya sudah mengerti beberapa hambatan yang ada di sungai tersebut. Dengan demikian, pencarian berikutnya bisa diatasi.

“Hambatan tersebut akan kita atasi. Terutama cara bisa bertahan lama saat menyelam, karena itu kendala yang sangat menghambat pencarian,” tukasnya. (pra).

Related Articles

Back to top button