Cikarang

Pengusaha Tekstil Resah

Radarbekasi.id – Upah Minimum Kota dan Kabupaten (UMK)  di Jawa Barat sudah ditetapkan. Aturan tersebut mulai berlaku 1 Januari 2019 mendatang.

Kabupaten Bekasi alami kenaikan sebesar 8,03 persen, sebelumnya Rp3, 8 juta, naik menjadi Rp 4,1 juta berada di urutan ketiga dibawah Karawang dan Kota Bekasi.

Kota Bekasi berada di urutan tertinggi kedua dengan nilai UMK Rp 4, 2 juta. Sementara terbawah adalah Kota Banjar dengan nilai UMK Rp1, 6 juta. Karawang menjadi daerah dengan UMK tertinggi 2019 dengan nilai  UMK terpaut tipis dengan Kota Bekasi Rp 4,2 juta lebih.

Data UMK 2018
Data UMK 2018

Ketua Apindo Kabupaten Bekasi, Sutomo mengatakan, melihat fakta dilapangan kenaikan tersebut dinilai cukup tinggi.

Kenaikan UMK cukup membenai perusahaan menengah kebawah, khususnya perusahaan di bidang tekstil. Sementara perusahaan menengah keatas dinilai masih bisa menyesuaikan.

“Kalau kita lihat langsung dilapangan, kenaikan ini sudah cukup tinggi untuk di Kabupaten Bekasi,” ucapnya, Kamis (22/11).

Kata dia, pada umumnya perusahaan manufaktur menengah keatas, bisa mengikuti kebijakan ini. Namun  perusahaan menengah kebawah mulai resah, karena ada beberapa perusahaan grafikasinya rendah seperti tekstil, dan beberapa perusahaan lainnya. Sehingga banyak yang mengalami masalah dalam pembayaran.

“Tentu menjadi masalah untuk beberapa perusahaan yang grafikasinya menengah ke bawah, khususnya perusahaan di bidang tekstil ” ujarnya.

Ketika ditanya dampak kenaikan UMK dengan peralihan tenaga kerja manusia ke tenaga robot, dia menegaskan, sejauh ini sebagian besar industri masih tetap mempertahankan tenaga pekerja manusia. Meski ada satu dua perusahaan sudah mengarah memakai tenaga robot, tetapi mayoritas masih tetap mempertahankan tenaga manusia.

“Memang, apabila dihitung jangka panjang akan lebih murah, paling pembelian awalnya saja yang mahal, kesananya tidak ngapa-ngapain lagi. Tetapi kebanyakan perusahaan mempertahankan tenaga manusianya,” pungkasnya  (pra). 

Lebihkan

Artikel terkait

Close