Metropolis

Minim Anggaran, PDMP Gandeng Damri

Akui Belum Berpengalaman

Radarbekasi.id – Pemkot Bekasi melalui Dinas Perhubungan melimpahkan pengelolaan Bus Trans Patriot ke Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Perusahaan Daerah Mitra Patriot (PDMP).

Direktur PDMP, Tubagus Hendra Suherman mengatakan, pihaknya tidak memiliki anggaran yang cukup besar untuk operasional bus tersebut. Sehingga, pihaknya bakal menggandeng Perum Damri sebagai operator agar sembilan bus yang pengadaannya menghabiskan anggaran sebesar Rp11 miliar itu bisa beroperasi. Karena, Perum Damri bersedia menutupi biaya operasional Trans Patriot selama tiga bulan kedepan.

“Pertama, kami jujur belum punya pengalaman. Kami learning by doing. Kami belajar dari yang sudah berpengalaman. Kedua, secara infrastruktur dia siap. Ketiga dia secara SDM juga siap. Intinya dia punya hal-hal yang sudah dijalankan, apalagi dia punya aturan sendiri PP 38 Tahun 2018,” katanya, Jumat (23/11).

“Subsidi ini akan dikeluarkan (Pemerintah Kota Bekasi) setelah tiga bulan operasional. Kalau kami yang berjalan, dana juga enggak ada sebesar itu. Jadi Damri ini mampu menutupi dulu operasional dia tiga bulan, kemudia mengklaim,” sambungnya.

Humas PDMP, Iqbal Daut menyampaikan, pihaknya menunggu penyertaan modal dari PemkotBekasi untuk operasional bus tersebut. “Untuk tiga bulan pertama atau lebih (Perum Damri), karna belum turun penyertaan modal dari pemerintah. Kita meminta bantuan sampai PDMP sudah memiliki biaya sendiri,” ujarnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi,Yayan Yuliana mengatakan, PDMP ditunjuk untuk mengelola Trans Patriot berdasarkan Peraturan Wali  Kota nomor 57 tahun 2018.

“Mengenai operasional bus trans patriot ini, Pemkot Bekasi sudah melimpahkannya ke perusahaan PDMP. Sebab, pemkot bekasi dalam hal ini Dishub hanya menyiapkan regulatornya saja, dan yang mengelola trans patriot adalah PDMPm,” ujarnya.

Diketahui, belum ada Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur operasional bus yang telah mangkrak sekitar 11 bulan itu. Bus yang sempat dilaunching pada tahun 2017 itu tidak mengaspal hampir tepat setahun.

Sebelum perhelatan Asian Games 2018, bus tersebut sempat diparkirkan di lingkungan Stadion Patriot Candrabhaga. Kemudian, dipindahkan ke Kantor Kelurahan Harapan Mulya saat perhelatan Asian Games 2018 dimulai. (pay)

Related Articles

Back to top button