Metropolis

Pemkot Minta Kontribusi Kontraktor Tol Becakayu

Anggaran Habis

Radarbekasi.id – Pemkot Bekasi meminta kontribusi dari kontraktor Tol Bekasi Cawang Kampung Melayu (Becakayu) . Sebab, sejumlah titik di Jalan KH. Noer Alie Kali Malang berlubang. Hal itu kerap menjadi biang kerok kemacetan bagi pengendara yang melintas di lokasi tersebut.

Dinas Perhubunan Kota Bekasi mengklaim telah mengajukan permohonan kepada pelaksana proyek Tol Becakayu untuk melakukan perbaikan sejumlah titik di Jalan KH Noer Ali.

“Kita sudah minta kepada PT Waskita Toll Road dan PT Kresna Kusuma Dyandra Marga (KKDM) selaku pelaksana proyek Becakayu untuk perbaikan jalan arteti Kalimalang (KH Noer Ali),” kata Kepala Bidang Lalu Lintas pada Dishub Kota Bekasi, Johan Budi Gunawan, Jumat (23/11).

Menurutnya, pihak terkait sudah siap untuk memperbaiki jalan. Saat ini hanya menunggu pelaksanaan perbaikan jalan saja.

“Akan tetapi ada beberapa lubang jalan yang tidak bisa diperbaiki dikarenakan ada pipa PDAM Bhagasasi di depan RS Awalbros dan Budi Lestari. Sehingga jika diperbaiki akan tetap rusak karena air PDAM TB itu terus keluar hingga ke Jalan jadi harus ada penanggulangan juga dari pihak PDAM TB di lokasi tersebut.” ujar Budi.

Ia menjelaskan, Pemkot Bekasi telah beberapa kali melakukan perbaikan di jalan tersebut dengan cara tambal sulam. Namunm karena beban jalan yang kian berat ditambah keberadaan proyek Tol Becakayu, kondisi jalan semakin labil dan mudah rusak.

“Mereka (Pelaksana Proyek Tol Becakayu) kita minta kontribusi, karena anggaran kita sudah habis, anggaran kita adanya yang (untuk) darurat,” jelas dia.

Diketahui, sejumlah titik di Jalan KH Noer Ali mengalami kerusakan yang cukup parah seperti di depan RS Budi Lesatri. Jalan tersebut menyebabkan kemacetan dan rawan kecelakaan. Ditambahkan dengan musim hujan, lubang jalan kerap terendam air dan menyulitkan pengendara. (pay)

Related Articles

Back to top button