Realtime

Penyaluran Program Bantuan Pangan Non Tunai Alami Kendala

Radarbekasi.id – Penyaluran program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk masyarakat tidak mampu di Kabupaten Bekasi mengalami mengalami kendala sehingga penyalurannya tidak berjalan mulus. Beberapa kendala yang ditemui dilapangan, diantaranya soal akurasi data.

Kasi Penguatan Kapasitas Direktorat Penanganan Fakir Miskin Perdesaan Kementerian Sosial, Haruman Hendarsah mengaku, kesulitan melakukan pendataan penerima program BPNT di Kabupaten Bekasi. Menurut dia, sebanyak 4600 penerima manfaat di Kabupaten Bekasi di tahun ini tidak bisa menerima karena Nomor Identitas Kependudukan (NIK) Ganda, serta penerima tidak memiliki rekening bank.

Pasalnya, Basis Data Terpadu yang diberikan Pemerintah Kabupaten bersumber ditahun 2017. Namun setelah disempurnakan datanya berjumlah 106 ribu KPM.

“Jadi sebanyak 106 ribu Keluarga Penerima Manfaat di Kabupaten Bekasi akan menerima Program BPNT,” ucapnya saat melakukan sosialisasi Program BPNT di Hotel Fave Jababeka Cikarang, Senin (26/11).

Terlepas dari itu, dikatakannya, Kabupaten Bekasi menjadi keluarga penerima manfaat terbesar kedua di Jawa Barat setelah Kabupaten Sumedang. Sama halnya dengan Kabupaten Bekasi, di Kabupaten Sumedang ada sebanyak 20 ribu penerima manfaat tidak bisa menerima BPNT karena belum memiliki rekening.

“Kendala untuk keluarga penerima manfaat juga terjadi ditempat lain, rata – rata penerima tidak mempunyai rekening, sehingga tidak bisa disalurkan,” ujarnya.

Namun, dia menegaskan, jumlah penerima manfaat bisa saja berubah, dan dinamis. Karena ada penerima manfaat terbukti sebagai warga mampu, meninggal maupun berpindah alamat. Lanjut dia, basis data terpadu penerima manfaat dalam setiap tahunnya disempurnakan. Yakni pada Mei dan November.

“Jumlah itu masih bisa berubah, karena kalau penerima dianggap sudah mampu, meninggal, dan pindah alamat, datanya akan dihapus,” tukasnya. (pra)

Related Articles

Back to top button