Realtime

Pelayan Toko Nekat Gasak Barang Berharga Majikan

Radarbekasi.id –Pelayan toko Sinar Agung yang berada di Kampung Buwek RT 02 RW 020, Desa Sumberjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, nekat menggasak berharga majikannya saat keadaan rumah kosong. MS nama pelayanan tersebut mengaku, nekat melakukan aksinya karena sering dituduh mencuri oleh majikannya.

Dengan dibantu lima orang temannya, MS dan rekannya menggasak uang tunai sebesar Rp2,2 miliar dan perhiasaan emas seberat 1,2 kg, dengan nilai sekitar Rp700 juta.

Berbekal informasi dari MS, lima orang temannya itu melakukan aksinya dengan cara memanjat pohon mangga di samping rumah korban agar bisa masuk ke halaman rumah. Setelah itu, pelaku masuk ke dalam rumah dan merusak pintu kamar korban dengan menggunakan obeng.

Kemudian, para pelaku mengambil barang berharga milik korban yang berada di lemari. Menurut pengakuan MS, dirinya sudah bekerja sebagai pelayanan toko ditempat tersebut selama dua tahun.

Karena merasa kesal sering dituduh oleh majikannya setiap kali ada barang yang hilang, MS mengadu ke pelaku R. Selanjutnya R meminta bantuan kepada empat orang temannya untuk melakukan aksi tersebut.

“Saya hanya kenal dengan R, kalau sama yang lain tidak kenal. Saya sakit hati karena seeing di tuduh mencuri oleh majikan perempuan, sehingga saya nekat melakukan pencurian,” ungkapnya, saat gelar perkara di Polres Metro Bekasi, Selasa (27/11).

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi, AKBP Rizal Marito menjelaskan, dari ke enam pelaku, baru empat yang berhasil ditangkap, yaitu pelaku MS, R, H, IF, dan dua pelaku berinisial A dan N masih DPO.

“Kejadian ini terjadi pada hari Sabtu (22/09). Sampai saat ini dua pelaku lagi masih DPO,” ujarnya dalam kesempatan yang sama.

Menurut dia, saat melakukan aksinya, MS memberikan informasi tentang keberadaan barang milik korban. Termasuk keadaan rumah majikannya saat sedang sepi.

Selanjutnya, pelaku R dan A masuk ke rumah korban dengan memanjat pohon sambal membawa obeng untuk membuka pintu kamar, dan membuka lemari. Sedangkan, dua pelaku lainnya yaitu N dan A berada di luar untuk berjaga-jaga. Sementara pelaku IF ini menerima dari pada hasil kejahatan tersebut.

“Informasi yang kita dapatkan dari tersangka, hasil pencurian ada yang dibelikan perhiasan, untuk kebutuhan sehari – hari, foya-foya, karaoke dan lain-lainnya. Ada juga ada yang digunakan untuk membeli kendaraan,” jelasnya.

Dari tangan para pelaku, pihaknya berhasil mengamankan barang bukti berupa uang tunai senilai Rp 301 juta. Kemudian berbagai perhiasan, handphone, BPKB, satu unit kendaraan roda empat honda jazz, satu unit motor ninja 250 cc, dan satu unit motor Honda Beat.

“Atas perbuatannya, pelaku kita kenakan Pasal 363, dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara,” tutupnya (pra).

Related Articles

Back to top button