Berita Utama

Pordasi Kekurangan ’Tunggangan’

Radarbekasi.id – Persatuan Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Kabupaten Bekasi masih kekurangan ’tunggangan’ yaitu kuda untuk kesiapan event dan pembinaan atlet.

Satu atlet sejauh ini hanya memiliki satu kuda, tidak ada kuda cadangan. Kekurangan tersebut bisa menjadi masalah jika terjadi persoalan teknis ketika bertanding maupun latihan.

Kondisi itu pula yang menjadi alasan Pordasi gagal memenuhi target di Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jawa Barat XIII 2018 Oktober lalu.

“Sempat kuda kita jatuh saat itu. Atlet pun tidak melanjutkan dan istirahat. Kalau ada cadangan di nomor lain masih mungkin mengejar target,” ujar Sekretaris Umum Pordasi Kabupaten Bekasi, Noviardi Sikumbang ketika ditemui Radar Bekasi di Kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bekasi, Jalan Rawa Tembaga, Kecamatan Bekasi Selatan.

Noviardi menuturkan, kuda menjadi faktor penentu prestasi atlet. Sekelas atlet nasional jika tidak didukung dengan kuda yang prima diakuinya sulit bersaing.

“Memang kita kemarin tidak ada cadangan. Sementara lawan di porda memiliki kuda yang bagus,” katanya.

Dia menyebut, atlet Cianjur sempat memberikan kejutan. Pordasi Cianjur, menjadi lawan bersama di ajang olahraga multi event empat tahunan kemarin.

“Mengagetkan cianjur, atlet muda dan kuda yang mumpuni,” katanya.

Kendalan tersebut kata Noviardi, akan disampaikan  kepada KONI. Jika ingin merealisasikan sebuah target segara persiapan diakuinya harus dilakukan jauh-jauh hari.

“Saat ini udah mau PON (Pekan Olahraga Nasional). Kita sudah mempersiapkan diri, satu atlet junior sudah dipastikan masuk. Kita mesti mensuport. Selebihnya, masih dalam bahasan tim nasional berkuda,” tandasnya.(dan)

Lebihkan

Artikel terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

fourteen − fourteen =

Close