Realtime

Satu Pelaku Perampasan Sepeda Motor Diringkus Polisi, Begini Modusnya

Radarbekasi.id – Ak (18), satu dari ketiga pelaku perampasan sepeda motor di wilayah Tambelang berhasil di ringkus kepolisian setempat saat melakukan aksinya di Kampung Bulak Sepat, Desa Sukarapih, Kecamatan Tambelang, Kabupaten Bekasi.

Berdasarkan keterangan dari pelaku AK, dirinya bersama kedua temannya mencari sasaran korban yang sedang pacaran di tengah sawah saat malam hari, dan langsung menodongkan senjata tajam.

“Saya keliling saja kalau malam hari, kalau malamnya tidak menentu seenaknya saja,” ujarnya saat ungkap kasus di Polsek Tambelang, Senin (3/12).

Selama melakukan aksinya, AK dan temannya tidak pernah sampai melukai korbannya. Ide perampasan sepeda motor ini dari temannya yang saat ini masih dalam pengejaran kepolisian.

“Ini ide teman, dan saya sendiri melakukan aksi sebagai joki,” tukasnya.

Sementara itu, Kapolsek Tambelang, AKP Suwardi menjelaskan, para pelaku mencari korban anak-anak remaja yang sedang pacaran ditempat yang sepi. Saat melakukan aksinya, mereka menggunakan satu unit kendaraan sepeda motor Yamaha Vega-R tanpa dilengkapi nomor polisi.

“Pelaku ini sasarannya remaja yang sedang pacaran, pelaku biasa beroperasi di wilayah Tambelang,” ucapnya.

Suwardi mengatakan, saat berhasil menemui sasarannya, seorang pelaku langsung mengancam korbannya dengan modus menuduh berbuat mesum. Pelaku lainnya mengeluarkan senjata jenis gergaji yang bisa digunakan untuk memotong es untuk menakuti korbannya sampai melarikan diri.

“Setelah korban pergi karena ketakutan, pelaku langsung membawa kendaraan korban jenis Honda Beat nomor polisi B-3278-FSU,” ujarnya.

Korban yang melarikan diri tersebut meminta pertolongan kepada warga sekitar. Dalam waktu bersamaan, petugas kepolisian Polsek Tambelang sedang melintas.

Akhirnya, satu orang pelaku berhasil di tangkap oleh kepolisian dibantu dengan warga. Sementara, dua orang pelaku lainnya berhasil melarikan diri ke arah Cikarang.

“Satu pelaku malam itu langsung kita amankan, dan dua lagi kabur. Untuk sekarang kasus ini masih kita lakukan pengembangannya,” tukasnya.

Atas perbuatannya, pelaku dikenakan pasal 368 tentang pencurian dan pengancaman dengan ancaman hukuman delapan tahun. (pra)

Lebihkan

Artikel terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eleven − 1 =

Close