Realtime

Sosialisasi Sistem Ganjil Genap Sampai 17 Desember

Radarbekasi.id – Sistem ganjil genap di Gerbang Tol Tambun mulai diberlakukan Senin (3/12), mulai pukul 06.00 WIB hingga 09.00 WIB.

Pada hari pertama ini, kendaraan yang tidak sesuai dengan jadwal ganjil genap belum dilakukan penindakan oleh kepolisian karena masih dalam tahap sosialisasi. Namun, hanya diminta untuk berputar balik mencari jalan lain.

Kepala Induk PJR Jakarta Cikampek Manes Polri, AKP Stanley Sosialisa mengatakan, tahap sosialisasi ganjil genap mulai dilakukan 3 Desember sampai 17 Desember 2018. Kendaraan yang tidak sesuai jadwal akan diarahkan oleh petugas untuk memutar balik.

“Jadi kendaraan yang melanggar akan kita arahkan ke jalan alteri Kalimalang maupun Cikarang,” ucapnya, Senin (3/12).

Dia menegaskan, setelah selesai sosialisasi pada 17 Desember 2018, kendaraan yang tidak sesuai jadwal ganjil genap akan langsung dilakukan penindakan dalam bentuk tilang. Menurut dia, agar tidak terkena tilang nantinya masyarakat bisa melintasi jalur lain.

“Masyarakat tinggal di siasatin saja, sehingga tidak terjaring ganjil genap, atau bisa mencari jalan alternatif lain,” ujarnya.

Sementara itu, General Manager Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek, Raddy R. Lukman menjelaskan, pemberlakuan ganjil genap di GT Tambun merupakan perluasaan kubik yang sebelumnya sudah masuk dalam Peraturan Menteri Nomor 18 Tahun 2018, tentang Pengaturan Lalu Lintas Selama Masa Pembangunan Proyek Infrastruktur Strategis Nasional di Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek.

“Ini kelanjutannya yang sebelumnya, dari lima area baru dua yang diberlakukan sebelumnya, waktu itu di Bekasi Timur dan Bekasi Barat, dan sekarang ditambah di Tambun, ini maksudkan untuk mengefektifkan kebijakan ganjil  genap,” jelasnya.

Dengan diberlakukannya kebijakan ini, diharapkan bisa lebih memaksimalkan kebijakan ganjil genap untuk mengatasi kepadatan saat jam sibuk, khususnya lalu lintas kearah Jakarta. Pada saat hari pertama ini diberlakukan, masyarakat cukup tertib untuk mengikuti aturan tersebut.

“Kalau melihat data pagi ini relatif masyarakat cukup tertib, artinya sedikit yang di putar balikan. Tidak seperti pemberlakukan dulu saat di Bekasi Barat dan Bekasi Timur, untuk di Tambun ini tidak sebanyak sebelumnya,” tukasnya. (pra).

Lebihkan

Artikel terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

three × one =

Close