Berita Utama

Disdik Ragukan Data Siswa Putus Sekolah

Radarbekasi.id – Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi meragukan data jumlah siswa putus sekolah yang mencapai ribuan orang. Mereka menilai persoalan tersebut tidak semasif seperti digambarkan data yang diunduh perenam bulan.

Hal itu menanggapi kritikan Ketua Alaska, Adri Zulpianto yang mengatakan, jumlah anak putus sekolah di Kabupaten Bekasi mencapai 1967 orang pada tahun 2017 lalu. Rinciannya, 441 siswa SD, 451 siswa SMP, 247 siswa SMA, dan 828 siswa SMK.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, MA Supratman mengatakan, tidak ada putus sekolah secara masif di Kabupaten Kekasi. Jika demikan, pihaknya akan melakukan penelusuran.

Dijelaskannya, penidikan dasar di Kabupaten Bekasi tidak berbayar. Sehingga, diharapkan siswa yang putus sekolah dapat bersekolah.

“Memang hingga saat ini ada beberapa item yang belum tercover pembiayaannya cuma kebutuhan pribadi peserta didik. Kalau ada pungutan, apapun itu oknum, dan akan kami punish sesuai peraturan,” ujarnya.

Ia menyatakan, jika data tersebut diperoleh dengan membandingkan lulusan di masing – masing tingkatan pendidikan, maka dimungkinkan kurang relevan.

“Jadi menurut saya jumlah selisih dari masing tingkatan sehingga dianggap tidak melanjutkan dan dikelompokkan menjadi putus sekolah, kejadiannya bisa saja karena migrasi biasa, pabrik tutup atau jobless ortunya mereka pindah, atau mereka sekolah di pesantren ? Madrasah?,” tuturnya.

Sementara itu, Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi,  Nyumarno menuturkan, biaya sekolah sudah gratis. Dirinya menilai ada hal lain yang menyebabkan ribuan siswa putus sekolah.

“Sudah sekolah gratis kok masih ada putus sekolah? Berarti dari manusianya sendiri dong sebabnya. atau gimana coba,” ujarnya.

Menurutnya, jika jumlah siswa putus sekolah dihitung dari angka lulusan SD, kemudian angka Lulusan SMP, dan angka kelulusan SMA maka hasilnya tidak sinkron.

“Artinya angkatan lulusan SDN yang ke SMP Negeri, jumlah nya tidak sebanding. Mungkin disebabkan sekolah di swasta, atau dimungkinkan juga pindah ke luar daerah,” jelasnya.(and)

Tags
Lebihkan

Artikel terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

two × 4 =

Close