Realtime

Ini Kata Kasatpol PP Soal Adu Mulut Saat Pembongkaran Bangli

Radarbekasi.id – Kepala Satuan Pramong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Bekasi, Hudaya menjelaskan, soal adu mulut yang mewarnai proses pembongkaran bangunan liar (bangli) di sepanjang Jalan KH.Noer Ali, Kampung Ujung Malang, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Rabu (5/12).

Menurut Hudaya, adu mulut terjadi karena pemilik rumah keberatan untuk meninggalkan tempat tinggalnya. Sehingga alat berat sempat terhenti karena ada beberapa rumah yang belum di kosongkan.

“Sebenarnya menurut SOP bisa langsung dieksekusi, karena sudah ada teguran selama dua bulan. Tapi kita mengedepankan aspek kemanusian, membantu mengeluarkan barang-barangnya. Biasanya karena tidak ada pilihan tempat tinggal,” tukasnya.

Dalam penggusuran ini melibatkan anggota Satpol PP sebanyak 180 orang, Kepolisian 150 orang, TNI 100 orang, lalu dibantu oleh PLN, Kesehatan, Kebersihan, dan Dinas Perhubungan.

“Untuk tahun ini di Kecamatan Babelan ada dua tempat Kelurahan Bahagia dan Desa Babelan Kota. Dengan waktu penggusuran selama dua hari,” tukasnya (pra).

Lebihkan

Artikel terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

twenty + 18 =

Close