Realtime

Pembongkaran Bangli Sempat Diwarnai Adu Mulut

Radarbekasi.id – Pembongkaran bangunan liar (bangli) di sepanjang Jalan KH.Noer Ali, Kampung Ujung Malang, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, sempat diwarnai adu mulut antara pemilik bangunan dan petugas Satpol PP. Pasalnya, pemilik bangli merasa pembongkaran dilakukan dadakan.

Salah satu pemilik bangli, Mamah Abil mengaku sudah mendapatkan surat pemberitahuan pembongkaran. Saat ditanyakan ke petugas, pembongkaran hanya dilakukan di seberang kali. Sedangkan rumahnya yang berada di belakang kali, tidak dibongkar. Sehingga pada hari pembongkaran, dia sengaja tidak mengeluarkan barang-barang yang ada di dalam rumahnya.

“Katanya yang dibongkar kali depan saja, makanya saya enggak ngeluarin barang-barang. Ini (pembongkaran) dadakan, saya sudah 12 tahun tinggal di sini,” ujarnya sambil meneteskan air mata, Rabu (5/12).

Mamah mengaku memiliki surat-surat lengkap dari rumah yang di tempatinya selama puluhan tahun tersebut. Ia pun sangat menyesalkan pembongkaran yang dilakukan. Apalagi, sebelum di lakukan pembongkaran informasinya akan ada pertemuan terlebih dulu di kantor kecamatan untuk menujukan surat-surat rumah. Nyatanya, belum ada pertemuan sudah dieksekusi.

“Surat rumah saya ada, katanya sebelum ekseskusi mau ada pertemuan sama orang kecamatan, tapi tidak ada pertemuan, saya sudah siapin surat-suratnya,” sesalnya.

Menurutnya, sampai saat ini belum ada rencana pindah kemana, karena tidak uang. Kemungkinan besar dirinya bersama suami dan ketiga anaknya akan mendirikan gubug di depan bangunan rumahnya yang sudah dirobohkan.

“Kami ingin ada kebijakan, karena saya ada surat rumah. Mentang-mentang saya orang kecil jangan ditindas,” tukasnya.

Pemilik bangli lainnya, Aldi mengaku sempat adu mulut dengan petugas. Karena saat dia sedang membongkar bangunannnya, petugas datang dan langsung marah-marah.

Bahkan, saat dia sedang menurunkan material bangunan, alat berat mau langsung merobohkan.

“Saya minta waktu sebentar saja untuk menerunkan material bangunan yang masih bisa di pakai, tapi Satpol PP marah-marah,” ujarnya. (pra)

Lebihkan

Artikel terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 × 5 =

Close