Berita Utama

Benarkan Ada Siswa Putus Sekolah

Radarbekasi.id – Beberapa guru di Kabupaten Bekasi mengakui adanya siswa yang putus sekolah. Khususnya, pada jenjang pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Salah satu guru di Kecamatan Sukatani, Nore mengatakan, informasi siswa putus sekolah di Kabupaten Bekasi benar adanya. Berdasarkan pengalamannya, penyebab siswa berhenti sekolah dikarenakan masalah ekonomi.

“Di daerah saya ada kok beberapa siswa putus sekolah, ada juga yang lulus SMP namun tidak melanjutkan ketingkat SMA,” kata guru yang mengajar di salah satu Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Sukakarya saat ditemui Radar Bekasi di pelataran Masjid Pemkab Bekasi, Rabu (5/11).

Hal senada juga dikatakan salah satu guru dari Kecamatan Sukarya, Hamdani. “Memang benar ada yang putus sekolah,” katanya.

Pria yang telah mengajar selama sepuluh tahun itu menyatakan, dirinya beberapa kali menemukan adanya siswa putus sekolah. Namun, untuk jenjang pendidikan SMP dan Sekolah Menengah Atas (SMA).

“Kalau dari SMP ke tingkat SMA sudah beberapa kali saya ketahui ada siswa yang putus sekolah,” tambahnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi MA Supratman menuturkan, wajib belajar sembilan tahun merupakan amanat UU sisdiknas kepada daerah. Pihaknya akan segera mengambil langkah untuk mengatasi masalah tersebut.

“Untuk mengatasi hal tersebut, secara kewilayahan saya akan minta tolong kepada camat ataupun pak kades agar menyusuri, anak – anak yang ada di wilayah mereka untuk masuk sekolah,” kata Supratman.

Sebelumnya, Supratman meragukan data siswa putus sekolah berdasarkan pendataan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI dengan jumlah sekitar 1.900 an siswa.

“Kita susuri kalau ada datanya lebih afdol, saya nanti minta camat sama kades untuk anak tetap sekolah. Karena pemerintah wajib untuk memberikan pendidikan dasar 9 tahun,” ujarnya.(and) 

Tags
Lebihkan

Artikel terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

nineteen − 12 =

Close