Metropolis

Pangkas Perjalanan Hingga 9 Km

Jembatan Penghubung Dibangun 2019

Radarbekasi.id – Warga Kelurahan Cikiwul yang akan ke Desa Bojong Kulur maupun sebaliknya, bisa mempersingkat perjalanan sejauh 9 km. Pasalnya, pemerintah pusat akan membangun jembatan penghubung yang mulai dikerjakan tahun depan.

Pembagunan jembatan tersebut merupakan usulan dari pemerintah Kota Bekasi. Sementara anggaran yang digunakan melalui kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia.

Jembatan yang akan dibangun di lingkungan Kelurahan Cikiwul tepatnya di perbatasan antara RW 01 dan RW 06 dengan Desa Bojong Kulur . Jembatan ini digunakan sebagai akses warga dari kedua wilayah untuk lalu lalang.

“Kita bayangin aja kalo warga Bojong Kulur lewat jembatan Villa Nusa Indah sana, transit Bantargebang, itu sekitar 9 kilo meter,” kata Lurah Cikiwul, Warsim Suryana saat mengunjungi lokasi rencana pembangunan jembatan tersebut.

 Diketahui bahwa jembatan gantung yang sebelumnya dibangun oleh salah satu warga rusak karena tergerus air kali Bekasi saat debit air naik dan derasnya aliran kali Cileungsi Bekasi.

Awalnya, lanjut Warsim, ada seorang warga yang igin membiayai pembanguna jembatan gantung. Namun oleh pemerintah kelurahan tidak di izinkan, karena berbahaya bagi keselamatan warga sementara warga tersebut terus meyakinkan pihak kelurahan dengan beberapa jembatan yang sudah dibangun di beberapa daerah sebelumnya.

Pihak kelurahan pun akhirnya membiarkan jembatan tersbeut dibangun karena warga sekitar merasa membutuhkan dan menyetujui dibangunnya jembatan tersebut. Beruntung sekitar satu minggu yang lalu jembatan gantung tersebut rusak pada malam hari sehingga tidak menimbulkan korban. Diketahui jembatan tersebut berbayar ketika warga melintas.

Sebelum ada jembatan gantung itu pun, terdapat angkutan penyeberangan berupa perahu untuk mengangkut warga dari kedua wilayah, warga memilih alternatif ini karena jalan yang dilalui disamping jarak yang ditempuh jauh juga akses jalan seringkali macet.”Kalau bentangannya 120 meter, kalau lebar rencananya 1,8 meter, warga pengennya sih lebih biar mobil masuk “ imbuhnya. (sur)

Lebihkan

Artikel terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 × 2 =

Close