Realtime

Pasar Induk Cibitung Dikeluhkan Pembeli dan Pedagang

Radarbekasi – Pasar Induk Cibitung, Kabupaten Bekasi, dikeluhkan oleh para pembeli dan pedagang. Pasalnya, kondisi di pasar selalu tergenang air setiap kali turun hujan karena drainase yang mampet.

Salah satu pembeli, Dihun (45), mengaku saat musim hujan lebih memilih menggunakan jasa kuli panggul untuk membawakan belanjaan sayurannya dari dalam pasar menuju ke depan tempat parkiran kendaraan. Ongkos panggul yang tidak terlalu mahal dipilihnya ketimbang harus repot-repot membawa belanjaan sendiri dengan kondisi pasar yang tergenang air dan becek.

“Untuk harganya tergantung jauh dekatnya. Biasanya Rp10 ribu satu peti kalau jaraknya jauh, misalkan dekat paling Rp5 ribu satu petinya,” ungkapnya saat ditemui di Pasar Induk Cibitung, Kamis (6/12) malam.

Meskipun kondisi pasar yang buruk saat musim hujan, dia tetap harus berbelanja ke pasar malam hari. Sebab, paginya akan di jual kembali di pasar pagi dekat rumahnya.

Dihun berharap, pemerintah bisa secepatnya memperbaiki kondisi pasar tersebut. Dengan demikian, bisa memberikan kenyamanan bagi pembeli maupun pedagang di pasar.

“Misalkan tidak belanja, saya tidak bisa berjualan. Jadi tetap setiap malam saya belanja, buat dagang besok pagi di Pasar Griya CBL. Harapan saya bisa lebih layak lagi (kondisi pasar),” tukasnya.

Hal senada disampaikan oleh Rihan (47). Ia mengaku lebih memilih berbelanja sayuran di Pasar Induk Cibitung untuk dijual kembali, meskipun kondisi pasar cukup memprihatikan setiap musim hujan.

“Disini lebih murah, kalau untuk membawa sayuran saya membayar kuli panggul. Memang sangat disayangkan kondisi pasar Induk Cibitung seperti ini, apa lagi sekarang musim hujan,” ungkapnya.

Sementara itu, salah satu pedagang di Pasar Induk Cibitung, Nada (50) menuturkan, kondisi pasar yang tergenang air dan becek setiap musim hujan sudah terjadi sejak lama. Menurut dia, drainase yang mampet menjadi penyebab air tergenang.

Dia berharap, kondisi seperti ini bisa secepatnya diperbaiki karena sangat berpengaruh kepada pembeli yang akan berbelanja di pasar. “Kalau pembeli (musim hujan) sudah pasti menurun, karena kondisi pasar seperti ini, jelas ada pengaruhnya. Semoga saja bisa ada perbaikan secepatnya,” ujarnya. (pra)

Lebihkan

Artikel terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

12 + 2 =

Close