Metropolis

Alat Rusak, Perekaman Ditunda

Radarbekasi.id – Sariah, warga Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan yang ingin melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik di kantor kelurahan terpaksa harus menelan kekecewaan. Pasalnya, alat perekaman mengalami kerusakan.

Padahal, wanita 45 tahun ini sudah mengantre sejak pukul 09.00 WIB, namun ketika pukul 11.00 WIB, dia baru diberi tahu jika alat perekaman mengalami kerusakan,”Kami menilai Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) tidak memberikan pelayanan maksimal kepada warga yang ingin melakukan perekaman,”katanya.

Untuk itu dia berharap agar Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) dapat melakukan perbaikan alat perekam tersebut, sehingga tidak merugikan masyarakat dalam jangka waktu yang cukup panjang.

“Ya saya harap kepada pemerintah daerah untuk memberikan pelayanan yang maksimal dan terbaik dalam pelayanan administrasi kependudukan bagi masyarakat setempat,”tuturnya.

Kepala seksi Kependudukan Kelurahan Bahagia, Hasan Basri mengatakan perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) tersebut menemui kendala dimana saat warga akan melakukan perekaman.

“Kendala yang terjadi pada hari pertama perekaman KTP-el ini terjadi pada alat kamera. Ya, kita tidak bisa berbuat banyak untuk melakukan perbaikan alat perekam KTP-el, ini ranahnya ada pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bekasi, atas kendala tersebut dirinya meminta agar warga bersabar, kita targetkan dalam sehari 50 warga selesai melakukan perekaman,”katanya kepada Radar Bekasi, Kamis (6/12).

Diketahui menurut data dari Kelurahan Bahagia masih ada 2600 warga dari jumlah 32.165 Kepala Keluarga (KK) yang terdiri dari 51 RT dan 403 RW belum melakukan perekaman KTP-el. (Cr43)

Lebihkan

Artikel terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

twenty − 16 =

Close