Berita Utama

Berebut Kursi Sekda

Radarbekasi.id – Empat pejabat eselon II Kota Bekasi berebut menempati ‘kursi empuk’ Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi lewat proses Open Bidding yang dibuka Pemkot Bekasi. Proses lelang jabatan itu sudah masuk tes tertulis, Senin (10/12) kemarin.

Empat pejabat tersebut diantaranya, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkimtan) Dadang Ginanjar. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub), Yayan Yuliana. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH)  Jumhana Luthfi, dan Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Bekasi, Reni Hendrawati

Empat nama yang mengikuti open biding Sekda Kota Bekasi itu menjalani tes tertulis dari sejumlah panelis, profesor dari berbagai universitas diantaranya Unpad, Unpas, Diklat Jabar di Aula Nonon Sonthanie kemarin.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi memiliki target lewat proses open bidding, mampu melahirkan Sekda yang inovatif.

Disinggung siapa kandidiat calon terkuat, Wali Kota yang akrab disapa Pepen mengembalikan pertanyaan tersebut ke awak media yang dinilai sudah mengetahui track record empat calon tersebut.

Menurutnya, kandidat Sekda yang dicari saat ini adalah orang yang sehat, kuat (fisik) dan berani melakukan perubahan.

“Berani melakukan perubahan itu bukan hanya di luar tetapi di dalam. You bicara anti korupsi tetapi sistemnya tidak perbaiki, perencanaan tidak perbaiki, terus nanti pelaksanaan tidak berubah.  Saya punya komitmen ayo kita berubah kalau kita sudah berubah pasti bisa,” ucapnya

Dari empat nama calon sekda, dirinya sudah melihat kandidat terkuat. Namun ia tidak mau berspekulasi karena keempat calon masih mengikuti tes. Meski ia memiliki hak prerogatifnya sebagai Wali Kota Bekasi.

Awalnya, proses pendaftaran akan dibuka se Jawa Barat dari golongan Eselon II. Namun alasan kuota di tingkat Kota Bekasi sudah mencukupi hingga pendaftaran ditutup dan muncul empat nama tersebut.

“Awalnya kita buka se Jawa Barat dan kuota terpenuhi, kalau tidak akan kita buka se Indonesia dan umurnya pun kita tambah menjadi 58 tahun. Kita minta calon sekda dapat yang terbaik lah ya,” tegasnya.

Melihat empat calon Sekda Kota Bekasi yang sudah terdaftar dan tengah mengikuti tes, Ketua Komisi I DPRD Kota Bekasi, Ariyanto Hendrata mengatakan, lewat open biding diharapkan bisa terjaring kandidat sekda terbaik.

 “Dari empat calon sekda yang ada orang-orang pilihan, melalui open biding dan Assessment itu diharapkan bisa tersaring yang terbaik di antara yang terbaik, menjadi Sekda Kota Bekasi,” Kata Ariyanto ketika ditemui di ruang Komisi I DPRD Kota Bekasi Senin (10/12).

Lanjut Ariyanto, pertama calon sekda harus mampu mensinergikan kepala daerah dan wakilnya. Sekda dijelaskanya seperti koki sehingga harus bisa meramu masakan dengan baik.

“Jadi ada kemampuan untuk bisa sinergikan segala kepentingan kinerja itu,” ucapnya.

Kedua kata dia, kandidat sekda ini harus mampu berkomunikasi denga baik kepada mitra-mitra kerjanya termasuk DPRD karena Sekda akan menjabat sebagai kepala Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

“Dan empat calon sekda itu cakap dalam berkomunikasi artinya ini menjadi sebuah hal yang penting untuk calon Sekda,” tambahnya lagi.

Sekda yang merupakan jenjang karir tertinggi diakuinya harus bisa memberikan teladan kepada seluruh aparatur pemerintah daerah. Sekda harus mampu memotivasi, mendongkrak etos kerja aparatur pemkot.

Disinggung perihal adanya persoalan administrasi sebagian kandidat, Ariyanto beranggapan hal itu tidak menjadi pengganjal sepanjang tidak bermasalah di persyaratan yang diajukan.

 ”Sepanjang dalam peraturan itu tidak memiliki kesalahan yang dilanggar berarti mereka boleh ikut serta sebagai calon sekda,” tandasnya. (pay)  

Related Articles

Back to top button