Berita Utama

Pelatih Persoalkan Kesiapan Pengcab

Radarbekasi.id – Pelatih Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kabupaten Bekasi, Husni Ray, membeberkan persoalan gagalnya mereka meraih target medali emas di Porda Jawa Barat XIII 2018.

Kesiapan pengurus cabang (Pengcab) Pertina, mulai dari pemanggilan atlet hingga pelatih dan waktu persiapan dipersoalkan.

Delapan atlet yang sukses di Porda 2014 lalu diakui Roy tidak mendapat porsi latihan lebih karena persiapan yang minim.

“Mereka, atlet yang diturunkan di Porda 2018  Bogor sangat jauh tertinggal. Saya sudah berupaya, namun memang kondisinya seperti itu,” ujarnya ketika di Konfirmasi Radar Bekasi, Selasa (11/12).

Eks Pelatih Pelatnas 2015- 2016 itupun akhirnya membuka celah kegagalan mereka. Dirinya hanya ditarget dua minggu untuk melakukan persiapan dan ditarget mampu meraih medali emas.

“Jadi begini, baru dua minggu waktu itu dalam persiapan porda. Belum tau persis kondisi anak-anak gimana. Saya belum lama,” katanya.

Tes fisik menjadi dasar awal yang dilihat. Hasilnya, Kata Ray, kondisi atlet masih dibawah target minimal. Padahal diketahui bersama, persaingan tinju di ajang olahraga multi event sangat ketat.

“Jadi memang, persiapan terus terang belum memadai untuk menghadapi sekelas porda. Kalau melihat porda atau porprov (pekan olahraga provinsi), persiangan sangat ketat. Saya juga bilang sama Dedi, Sekum Pertina,” jelasnya.

Akhirnya, Ray pun diberikan tugas berat. Pasalnya, dua minggu bergabung langsung dibebankan atlet yang minim persiapan.

“Saya baru gabung dua minggu ya. Jangan minta bantuan banyak, kecuali persiapannya satu tahun. Saya juga sampaikan itu,” lanjut Ray.

Ray menegaskan, batas dua minggu dengan materi seperti atlet yang ada akan sangat sulit. Sebenarnya, kata dia, semua pihak berharap banyak karena di porda lalu, atlet yang diterjunkan sangat potensial.

“Dulu mereka berhasil karena persiapannya panjang, saya dengar sampai satu tahun,” kilahnya.

Ia menambahkan, hasil dari uji fisik minim. Atletpun, kata Ray, mengakui bahwa tidak melakukan persiapan lebih.

“Mereka mengakui kurang persiapan juga. Jadi yang diandalkan, tetap persiapannya kurang sekali. Saya sudah meminta laporan, untuk evaluasi ini, tapi belum ada informasi dari pengcab pertina,” tandasnya. (dan)

Related Articles

Back to top button