Realtime

Jumlah Kelompok Tani Capai Ribuan, Tapi Lahannya Terus Menyusut

Radarbekasi.id – Pemerintah Kabupaten Bekasi mencatat, jumlah kelompok tani diwilayahnya saat ini sebanyak 1700 kelompok. Padahal, lahan pertanian sudah semakin menyusut karena berpindah alih fungsi menjadi perkebunan, perumahan, maupun industri.

“Sesuai Surat Keputusan Bupati Bekasi,  Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi mencatat jumlah kelompok tani saat ini ada sebanyak 1700 kelompok tani yang terbagi di 23 kecamatan,” kata Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi, Abdulah Karim, kemarin.

Rata-rata, setiap kecamatan terdapat 50 kelompok tani. Adapun jumlah kelompok tani yang paling banyak berada di wilayah Utara Kabupaten Bekasi karena masih luasnya lahan pertanian di sekitar.

Namun demikian, kata dia, keberadaan petani padi saat ini semakin berkurang. Sebab, lahan pertanian cenderung pindah alih fungsi menjadi perkebunan.

“Kalau kita lihat, kebanyakan lahan pertanian sekarang berubah menjadi perkebunan, sehingga petani semakin berkurang. Kelompok tani dan petani ini beda, karena petani belum tentu ikut kelompok tani,” ujarnya.

Penyebabnya, karena petani sering mengalami gagal panen. Oleh karena itu, pembinaan kepada kelompok tani akan terus dilakukan dengan memberikan bantuan alat, maupun kemudahan dalam penyaluran pupuk.

“Kita terus lakukan pembinaan, termasuk bantuan agar petani tetap menanam padi,” tukasnya.

Sampai saat ini, kelompok tani yang ada menggarap seluas 48 ribu hektar lahan yang masih tersisa di Kabupaten Bekasi. Kebanyakan petani yang ada hanya sebagai penggarap, bukan pemilik lahan.

“Sebanyak 1.100 lahan pertanian menyusut setiap tahun. Untuk itu kita tengah merancang perda lahan abadi pertanian, agar jumlahnya masih bisa dipertahankan,” tutupnya (pra).

Related Articles

Back to top button