Realtime

Mayat Dua Orang Remaja Lawan Jenis Korban Miras Oplosan

Radarbekasi.id – Penemuan mayat dua orang remaja lawan jenis di dalam kontrakan yang sempat menggegerkan warga Kampung Darma Jaya RT02/02, Desa Setia Darma, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, diduga karena mengkonsumsi minuman keras oplosan. Diketahui korban bernama Agus Hakim Asafuq (19), dan Friska Milenia Putriani (18).

Menurut keterangan Kapolsek Tambun Komisaris Rahmad Sujatmiko, sebelum ditemukan meninggal dunia, korban bersama teman-temannya mengkonsumsi minuman keras racikan alkohol yang dicampur dengan kuku bima dan bir hitam. Hal ini diketahui setelah polisi menemukan barang bukti di dalam kontrakan.

“Kalau karena miras kayanya enggak deh, karena dugaan kita korban meracik sendiri. Yang pasti kita tidak tahu prosesnya seperti apa,” ucapnya, Selasa (18/12).

Selain korban meninggal dunia, masih ada dua korban lainnya yang masih dirawat dirumah sakit Karya Medika 2 Tambun bernama Andhika Panji Krisna dan M Yusron Amirul Haq. Saat ini, pihaknya masih mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi untuk mengetahui penyebab pasti kejadian tersebut.

“Masih ada dua orang yang dirawat sampai saat ini di Rumah Sakit Karya Medika Tambun. Yang jelas sekarang kita masih mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi,” tukasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono menyampaikan, pada Kamis (13/12) sekitar 11.00 WIB korban dan teman-temannya berpesta miras oplosan. Mereka membeli dua botol bir hitam, berikut bahan campuran 7 botol alkohol 70 persen, 2 strip obat antimo, dan 12 bungkus bubuk minuman berenergi.

Kemudian mereka meracik sendiri untuk dikonsumsi oleh keempat orang tersebut. Akibat mengonsumsi miras oplosan itu, dua korban tewas di kontrakan.

“Dari hasil TKP, kedua korban langsung dibawa ke RSUD Kabupaten Bekasi. Polisi pun mengamankan barang bukti berupa sebuah teko plastik berisi sisa minuman, dua botol bir kosong, tujuh botol kecil kosong bekas alkohol 70 persen, dan dua strip bungkus kosong antimo,” terang Argo dalam keterangan resmi yang diterima wartawan. (pra)

Related Articles

Back to top button