Realtime

Atlet Pindah ke Kota Lain, Begini Saran KONI ke Pemda

Radarbekasi.id – Sejumlah atlet berprestasi di Kabupaten Bekasi memilih pindah ke kota lain karena kurangnya perhatian dari pemerintah daerah. Hal itu disampaikan oleh Ketua KONI Kabupaten Bekasi, Romli HM. Bahkan, lanjut dia, ada atlet nasional dari Kabupaten Bekasi akan pindah ke Bengkulu karena kemungkinan tawaran yang menjanjikan. Namun, Romli tidak mau menyebut atlet yang dimaksud.

“Saya tidak mau sebut siapa namanya, yang pasti saya mendengar ada atlet nasional kita mau pindah ke Bengkulu,” kata Romli belum lama ini.

Untuk mempertahankan atlet berprestasi, kata dia, pemda harus memberikan pekerjaan agar ada kebanggan bagi mereka. Misalnya dengan menempatkan atlet bekerja di instansi daerah.

“Jadi cara mengikat atlat agar tidak pindah itu melalui pekerjaan, walaupun jadi THL (tenaga harian lepas) ataupun sebagainya, karena mereka jadi ada kebanggan,” ujarnya.

Dengan cara seperti itu, jelas dia, para atlet tidak akan pindah. Namun demikian, atlet yang diberi pekerjaan memang tidak bisa bekerja secara maksimal karena harus mengikuti latihan untuk kejuaraan seperti PON, Porda, Asian Games. Karenanya, setiap atlet latihan harus dianggap masuk kerja.

“Jadi saya minta atlet ini absennya dengan latihan, kalau tidak latihan baru mereka kekantor,” tuturnya.

Sejauh ini pihaknya sudah berupaya untuk memasukan atlet bisa bekerja di instansi daerah. Tercatat, ada 11 atlet yang sudah bekerja di sejumlah dinas pada pemerintahan kabupaten Bekasi.

Namun, dia menyayangkan pemecatan atlet yang sedang mengikuti latihan kejuaraan dengan alasan yang tidak jelas. “Saya sudah ngomong ke DPRD Kabupaten Bekasi agar atlet berprestasi bisa diberikan pekerjaan disetiap dinasnya. Jangan sampai kejadian sebelumnya terjadi, atlet berprestasi yang kerja di Dispora dikeluarin karena sering latihan, dan tidak masuk kerja,” tutupnya (pra).

Related Articles

Back to top button