Berita Utama

Walkot Bakal Surati Presiden

KS-NIK Bantu Warga

Radarbekasi.id – Pemkot Bekasi bakal menyurati Presiden terkait Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan. Hal itu menyusul adanya ketentuan di pasal 102 aturan itu yang menyebutkan bahwa Pemerintah Daerah yang menyelenggarakan jaminan kesehatan daerah wajib mengintegrasikannya ke dalam program jaminan kesehatan yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan.

Jika mengacu pada peraturan tersebut, maka Pemkot Bekasi juga perlu untuk mengintegrasikan program Kartu Sehat berbasis Nomor Induk Kependudukan (KS-NIK) yang selama ini dinilai membantu masyarakat.

Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi mengatakan,pihaknya sedang mengevaluasi Perpres tersebut, Hal itu disebabkan karena program KS -NIK yang dicanangkan Pemkot Bekasi telah bekerjasama dengan puluhan RS swasta di dlam dan di Luar Kota Bekasi.

“Sudah terbukti rakyat terbantu telah meringankan masyarakat dalam berobat di setiap RS Swasta atau RSUD kota Bekasi,” katanya kepada Radar Bekasi.

Selanjutnya, kata Pepen, program yang dicanangkan Pemkot Bekasi itu sejatinya membantu pemerintah pusat dalam hal memberikan jaminan kesehatan gratis bagi masyarakat.

“Kita bantu pemerintah pusat, di sini ada warga NKRI di Kota Bekasi bagian dari integral. Pemerintah Bekasi menyediakan jaminan kesehatan gratis karena punya pajak kan.” ucapnya.

Ditanya apakah KS-NIK akan berlanjut, ia mengaku akan terlebih dahulu berkirim surat kepada presiden. Karena, program KS – NIK ada untuk membantu warga Kota Bekasi.

“Saya akan mengirimkan surat ke pak presiden untuk menjelaskan bahwa program ini (KS NIK) bagus buat rakyat, program ini tidak berbenturan, karena memakai uang pajak rakyat, program ini tidak memberatkan rakyat, program ini tidak membayar iuran,” tegasnya. (pay)

Related Articles

Back to top button