Politik

PKS Yakin Prabowo-Sandi Menang di Jabar

Radarbekasi.id – Tanda – tanda perpecahan di koalisi partai politik (parpol) pendukung calon Presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mulai terlihat. Salah satu buktinya adalah, partai koalisi Prabowo – Sandi di Kota Bekasi lebih terfokus pada kampanye legislatif.

Pengamat politik Kota Bekasi, Adi Susila menilai, sikap sejumlah calon anggota legislatif (caleg) parpol koalisi di Kota Bekasi tidak mendukung secara penuh pasangan Prabowo-Sandi. Ini merupakan indikasi nyata bahwa kubu partai pengusung Prabowo – Sandi tidak solid.

“Saya kira partai koalisi Prabowo – Sandi lebih fokus di pileg. Terlihat jelas, tidak adanya konsolidasi tim dan Alat Peraga Kampanye (APK) yang terpasangan tidak ada gambar foto paslon presiden. Saya melihat hanya Gerindra dan PAN saja, itupun tidak maksimal, hanya beberapa APK. Itu jelas memperlihatkan kubu oposisi (Prabowo-Sandi) tidak solid dalam pencapresan,” beber Adi.

Menurut Adi, rentannya soliditas partai pendukung Prabowo-Sandi, akan menguntungkan kubu petahana Joko Widodo – Ma’ruf Amin. Keengganan caleg dari parpol koalisi berkampanye untuk Prabowo-Sandi jelas merugikan pasangan tersebut. “Jika ada Caleg enggan mengkampanyekan pasangan capres-nya, tentu sebuah blunder,” katanya.

Boleh jadi, lanjut Adi, keengganan partai koalisi mengkampanyekan Prabowo – Sandi, juga karena secara politik, mereka tak punya capres dari internal. Apalagi, pasangan capres dan cawapres ini keduanya dari Partai Gerindra.

Selain itu, keengganan caleg berkampanye untuk pasangan Prabowo-Sandi, adalah efek dari sistem Pemilu 2019. Sistem ini mengagendakan pemilihan presiden, DPRD, DPR, DPD, secara serentak. Kondisi ini membuat partai politik berpegang pada agenda masing-masing. “Ini salah satu persoalan dalam pemilu serentak,” ulas Adi.

Namuin ia menganggap itu merupakan dinamika politik elektoral. Adi menilai wajar jika parpol koalisi mementingkan pemilihan legislatif ketimbang  mengkampanyekan Prabowo-Sandi.

“Buat parpol, apalagi bagi mereka yang tidak memiliki capres dan cawapres, marwah parpol dan kemenangan itu ada di pileg. Karena bagaimanapun, hidup dan mati caleg mereka ditentukan lolos ke legislatif atau tidak,” ujar Adi.

Ketua DPD PKS Kota Bekasi, Heri Koeswara membantah kabar tersebut. Dirinya membeberkan, jika partai koalisi Prabowo – Sandi di Kota Bekasi solid.

“Kami tetap solid, dan sering melakukan pertemuan. Para caleg juga kami intruksikan turut mensosialisasikan Pak Prabowo – Sandi,”  terang pria yang akrab disapa Herkos ini.

Dia meyakini, Prabowo – Sandi akan memenangkan pertarungan Pilpres 2019 mendatang. “Kami terus bergerak, dan meyakini di Jawa Barat (Jabar), khususnya di Kota Bekasi, Prabowo – Sandi akan meriah suara terbanyak dan menang,” ucapnya optimis.

Hal senada disampaikan Wakil Ketua DPC Demokrat Kota Bekasi, Sodikin. “Semua partai pendukung masih solid. Kami masih komit untuk memenangkan Prabowo – Sandi. Mungkin di daerah lain ada kabar perpecahan, tapi untuk Kota Bekasi kami solid,” tegasnya. (sar)

Related Articles

Back to top button