Realtime

Warga Marah kepada Pemilik Limbah, Ancam Lakukan Penyerangan

Radarbekasi.id – Warga Kampung Pegadungan Rw 01 Rw 06, Kelurahan Serta Jaya, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, marah kepada pemilik limbah yang terbakar dan mengancam akan melakukan penyerangan. Warga menuntut pemilik limbah secepatnya mengatasi kebakaran yang terjadi agar bisa kembali ke rumah masing-masing dari tenda pengungsian.

Salah satu warga yang harus mengungsi, Ncap (50) mengungkapkan harus mengungsi sejak semalam karena kabut asap yang timbul dari kebakaran masuk ke rumahnya. Dia mengaku marah karena sampai saat ini, pemilik limbah tidak memikirkan keadaannya dan pengungsi lain.

“Bagaimana tidak mau marah, pemilik limbah lebih memilih mengamankan barang-barang bekasnya, tidak memikirkan warga. Sekarang kita mau pulang banyak asap, ditenda juga asap, ini udah sore masih kaya gini terus,” sesalnya dilokasi tenda pengungsian, Minggu (6/1).

Menurutnya, pada pagi tadi pemilik limbah bakal mendatangkan alat berat beko untuk membantu memadamkan api. Namun sampai sore ini, beko belum juga datang.

Terpaksa, malam hari ini dia harus masih berada ditenda pengungsian. Padahal dia sudah tidak betah berada ditenda pengungsian karena tidak bisa istirahat.

“Sudah sore beko belum sampai, segala tenda mau dipindahin biar tidak kena asap, padamin saja itu apinya biar kami bisa pulang.K arena besok anak-anak mau sekolah, pakaiannnya aja belum dicari, soalnya barang-barang dibawain,” tuturnya.

Dikatakannya, sejumlah rumah terpaksa harus dibongkar karena khawatir api menyambar ke rumah warga. Dia mempertanyakan pihak yang bertanggung jawab untuk memperbaiki rumah tersebut. Sebab, belum ada komunikasi dengan pemilik limbah.

“Dia mau tanggung jawab enggak, kalau enggak tanggung jawab, pakai apa kita memperbaikinya ?. Buat makan saja susah, kita minta kepastian. Ada enam rumah yang paling dekat,” ujarnya.

“Kalau tidak dipadamkan secepatnya, kami akan lakukan penyerangan, karena ini sangat merugikan warga,” sambungnya. (pra).

Related Articles

Back to top button