Realtime

Pengemasan Destinasi Wisata Belum Maksimal

Radarbekasi.id – Pengemasan destinasi wisata oleh Pemerintah Daerah masih belum maksimal. Padahal, Kabupaten Bekasi memiliki banyak tempat wisata yang potensial untuk dikembangkan.

Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah Kabupaten Bekasi, Hairani Tarigan mengaku, banyak destinasi wisata diwilayahnya yang sebenarnya potensial untuk dikembangkan. Mulai dari mangrove, sungai, bibir pantai, budaya, dan sejarah.

Kendati demikian, pengemasan destinasi wisata belum dilakukan secara maksimal. Selama ini, kata dia, destinasi wisata yang ramai dikelola oleh masyarakat atas inisiatif mereka. Seperti, Sungai Rindu Pulai Sembilangan di Hurip Jaya, Taman Limo di Jatiwangi, dan Jembatan Cinta di Tarumajaya.

“Destinasi di Kabupaten Bekasi itu banyak, hanya saja pengemasannya kurang maksimal, dan yang sekarang ramai itu destinasi wisata yang betul-betul diupayahkan oleh masyarakat lokal yang ada di situ,” ujar Hairani, lewat sambungan selulernya, Selasa (8/1).

Dikatakannya, Gedung Juang yang sebelumnya menjadi destinasi unggulan dan memiliki potensi sebagai tempat wisata  menarik karena ikon Kabupaten Bekasi , setelah direnovasi menjadi tidak berkembang.

“Tadinya kita anggap destinasi unggulan itu Gedung Juang, yang tadinya rusak parah, lalu kita bangun kembali. Akan tetapi setelah bagus malahan kosong, karena orang berkunjung itu harus ada sesuatu yang dilakukan, namun karena kosong jadi tetap sepi,” tuturnya.

Menurut dia, pihaknya kini sedang mempromosikan tempat wisata yang ada melalui sosial media agar banyak wisatawan dalam maupun luar negeri berkunjung ke Kabupaten Bekasi. Selama ini, kata dia, orang asing yang datang hanya sebatas ke kawasan industri.

Sementara, wisatawan lokal yang datang ke tempat wisata merupakan masyarakat sekitar.

“Jadi teman-teman di Bekasi memang lagi menggalakan melalui sosmed. Sehingga destinasi wisata yang baru ini ramai karena postingan di sosmed,” ujarnya. (pra).

Related Articles

Back to top button