Berita Utama

Polisi Segera Panggil Pemilik Limbah

Radarbekasi.id – Polsek Cikarang Timur bakal melakukan pemanggilan terhadap pemilik usaha limbah plastik di Kampung Pegadungan RT 01/06, Kelurahan Sertajaya, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, yang terbakar pada Sabtu (5/1) lalu.

”Kita akan panggil pemilik limbah tersebut untuk dimintai keterangan mengenai kebakaran,”ujar Kapolsek Cikarang Timur, Kompol Warija, saat dikonfirmasi, Senin (7/1)

Soal perizinan usaha limbah, pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat. Termasuk kepada warga sekitar, karena tanpa adanya izin lingkungan maka tidak diperbolehkan menaruh limbah tersebut.

“Artinya untuk perizinan itu ada di Pemerintah Daerah, karena mereka yang mengeluarkan izinnya atau tidak. Kalau misalkan tidak ada izinnya, saya tidak akan perbolehkan lagi limbah ditaruh disitu lagi,” tuturnya.

Kepolisian menghimbau agar pemilik limbah plastik tidak lagi menaruh limbah di lokasi yang terbakar. Sebab lokasinya sangat dekat dengan area pemukiman.

“Intinya pemukiman itu tidak layak kalau di jadikan tempat penampungan limbah, apalagi kalau misalkan tidak ada izinnya,” tuturnya.

Sementara  Lurah Serta Jaya, Hendra Sugiarta yang baru menjabat lima bulan di wilayah itu mengaku belum mengetahui proses perizinan pengusaha limbah plastik di lokasi tersebut.

”Untuk kedepannya, akan saya kroscek perizinannya, karena saya baru lima bulan disini, saya kurang begitu tahu sebelumnya,”ucap Hendra dilokasi kejadian, Senin (7/1).

Menurut dia, setiap usaha yang ada di lingkungannya harus memberikan kontribusi terhadap lingkungan sekitar. Bukan sebaliknya, menyengsarakan warga. Oleh karena itu, dia menegaskan bakal segera mengecek izin usaha limbah tersebut.

“Dengan adanya kejadian kebakaran ini, harus dilihat semua perizinan dari semua usaha yang ada di dalam lingkungan, karena ada beberapa usaha seperti ini diwilayah kelurahan Sertajaya,” imbuhnya.

Selain mengecek izin, pihaknya juga akan meminta pemilik usaha limbah untuk memperbaiki rumah warga yang dibongkar karena khawatir tersambar api.

“Saya akan tekan si pemilik (usaha limbah) untuk bertanggung jawab membenarkan rumah warga yang dirusak karena kebakaran kemarin,” tuturnya. (pra).

Related Articles

Back to top button