Berita Utama

Wawalkot: Pemerintah Pusat Harus Hadir

Longsor Kali Bekasi

Radarbekasi.id – Pemerintah pusat diharapkan segera mengatasi persoalan longsor yang terjadi di sejumlah titik di aliran Kali Bekasi. Pasalnya, sejumlah rumah warga terancam longsor dan membuat warga menjadi was – was.

Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto mengatakan, kondisi Kali Bekasi sudah angat kritis. Hal itu membahayakan warga yang tinggal dibantaran kali tersebut.

“Pemerintah Pusat harus hadir dan tentunya itu tadi, tidak saja spot per spot di sini, karena kemudian di sini diperbaiki, akan muncul seterusnya,” kata Tri usai upacara di Plaza Pemkot Bekasi, Senin (7/1).

Ia mengatakan, pihaknya sudah meminta kepada warga untuk merelakan rumah yang di pinggir kali. Supaya, pihaknya dapat melakukan perbaikan.

Dirinya khawatir, jika tanah milik warga yang ada dibantaran kali tidak segera diperbaiki maka akan habis terkikis habis oleh aliran kali

“Ya kalau bisa akan kita bebaskan tanah warga di lokasi itu. Kalau tidak warga akan kita relokasikan ke rusunawa untuk sementara, selama pengerjaan kalau tidak tanah mereka akan habis,” ujarnya.

“Untuk pembebasan itu sedang dilakukan oleh Pak Lurah dan Pak Sekel dan RT, RW sedang mendata warga yang rumahnya terkena longsor, supaya dapat direlokasikan.”  tambahnya.

Dirinya berharap agar pihak terkait dapat segera membuat tanggul permanen disekitar Kali Bekasi. “Supaya air kiriman dari Bogor tidak masalah, kalau hanya sementara saja pasti akan masalah lagi,” ujarnya.

Tri juga menghimbau kepada warga yang berada bantaran Kali Bekasi untuk berhati – hati, karena air telah merusak bangunan. “Kami harap warga bisa relokasikan khususnya warga Sepanjangjaya dan warga Margamulya jika bersedia,” harapnya.

Sebelumnya, terjadi longsor dibeberapa titik di bantaran Kali Bekasi. Mulai dari Jalan Raya Cipendawa, Kelurahan Bojongmenteng, tembok Perumahan Kemang Pratama, Kelurahan Bojong Rawalumbu, rumah warga di Kelurahan Sepanjangjaya dan rumah warga yang berda di Margamulya, Kecamatan Bekasi Utara.(pay)

Related Articles

Back to top button