Berita UtamaRealtime

Pemkot dan Pemkab Rapat Permasalahan Atasi Sampah Kali Pisang Batu, Begini Hasilnya

Radarbekasi.id – Pemerintah Kota (Pemkot) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab)  Bekasi melakukan rapat koordinasi untuk mengatasi permasalahan sampah di sepanjang Kali Pisang Baru, Kecamatan Tarumajaya.

Rapat yang berlangsung di Kantor Desa Setiasih, Jumat (11/11), dihadiri oleh Kepala Bidang Kebersihan Kabupaten Bekasi, Dodi Agus Suprianto, dan Kepala Bidang Kebersihan Kota Bekasi Kiswati.  Beserta unsur Muspika yang ada di Kecamatan Tarumajaya dan Kelurahan Pejuang, Kecamatan Medan Satria.

Keputusan yang diambil dalam rapat koordinasi ini, masing-masing wilayah sepakat untuk menangani sampah di Kali Pisang Batu, dan memasang jaring diperbatasan antara Kota dan Kabupaten Bekasi.

“Dari hasil kesepakatan rapat tadi, sampah-sampah yang ada di wilayah Kota Bekasi akan ditangani oleh Pemerintah Kota, dan sampah yang masuk wilayah Kabupaten Bekasi akan ditangani oleh Pemerintah Kabupaten,” ujar Dodi dalam kesempatan tersebut.

Dikatakannya, kali pisang batu atau kali blencong melewati lima desa di Kecamatan Tarumajaya, seperti Setia Mulya, Seti Asih, Pahlawan Setia, Pantai Makmiur, dan Segara Makmur. Dan sekarang diperbatasan Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi dipasang warnes jaring dari kawat besi.

“Diperbatasan Kabupaten dan Kota kita pasang warnes jaring yang dari kawat besi, lalu di kota juga hari ini membuat juga jaring sampah yang sama,” ujarnya.

Sementara itu, Kiswati mengatakan, sebenarnya tidak perlu ada rapat koordinasi pada hari ini bisa diselsaikan. Yang penting ada komunikasi antara camat dan kepala desa perbatasan wilayah. 

Dia menegaskan, pemerintah selalu berusaha maksimal untuk menangani sampah di setiap wilayah agar tidak menimbulkan persoalan.

“Kita tidak memilih itu diperbatasan kota, tengah kota, maupun lainnya, kalau emang itu di wilayah kota Bekasi kita tanganin, dan yang menangani UPTD Lingkungan Hidup Kecamatan,” ujarnya.

“Kita rutin, tapi rutinnya seperti apa yang berhak menjawab Bina Marga dan SDA, karena mereka yang pemantauan. Dan nanti yang membawa ke TPA kita, karena di dalam aturan di Pemkot seperti itu,” sambungnya (pra).

Lebihkan

Artikel terkait

Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker