Berita UtamaRealtime

Begini Keterangan Nenek Goes Soal Tempat Bocah Kakinya Melepuh

Radarbekasi.id – Korban yang kakinya melepuh usai bermain di lahan kosong di  Kampung Kramat Blencong Rt 01 Rw 020, Desa Segara Mukti, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, ternyata diketahui berjumlah tiga orang. Ketiganya yakni Muhammad Ramadhan (8), Denda (8), dan Raga (8).

Pantauan Radarbekasi.id, Senin (14/1), lokasi lahan yang sudah terpasang garis polisi tersebut berukuran 3 meter  x 4 meter. Tanah berwarna hitam itu mengeluarkan aroma yang tidak sedap. Disekitar lokasi terlihat area pembuangan limbah. Sejumlah orang terlihat beraktivitas di lokasi sekitar lahan tersebut.

Menurut keterangan pemilik warung disekitar lokasi, Darpih (75), orang Jawa menyebut tanah berwarna hitam itu sebagai tahi minyak. Diketahuinya, tahi tanah memang mengeluarkan hawa panas, dan licin kondisinya bila terkena hujan karena jenis tanah itu tidak menyatu dengan air. Oleh wanita paruh baya tersebut, tahi minyak dimanfaatkan untuk bahan baku urug.

“Tempat saya juga diurug pakai tanah ini boleh beli. Memang kalau baru sampai, tanah panas hawanya. Kalau diujanin licin, tanahnya kaya pasir kalau baru sampai, tapi misalkan dihujanin tanahnya kalis (tidak menyatu),” tutu Nenek Goes, begitu panggilan akrabnya, Senin (14/1).

Menurut dia, tiga bocah yang kakinya melepuh usai bermain di lahan kosong tersebut terjadi, Kamis (10/1). Pada saat itu, ujar dia, ada empat bocah yang bermain sembari berlarian di lahan yang mengandung tahi minyak tersebut.

Tak lama kemudian, satu bocah diantaranya menangis. Namun pada saat itu, dia tak mengetahui penyebab bocah yang nangis itu akibat dari tahi tanah tersebut.

“Saya lihatnya anak ini lagi main berempat, main lari-larian. Untuk yang lainnya saya tidak tahu,” pungkasnya. (pra).

Lebihkan

Artikel terkait

Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker