Berita Utama

JNE Sesuaikan Ongkir untuk Tingkatkan Pelayanan

Radarbekasi.id – PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) melakukan penyesuaian tarif pengiriman atau ongkos kirim (ongkir). Penyesuaian tarif dilakukan sehubungan dengan adanya kenaikan biaya kargo udara sebesar rata-rata 70 persen yang diberlakukan oleh maskapai penerbangan.

Presiden Direktur JNE, M. Feriadi menyampaikan, penyesuaian ongkir dilakukan agar JNE tetap dapat memberikan pelayanan prima sehingga paket yang diamanahkan seluruh pelanggan setia dapat dikirimkan ke semua destinasi. Menurut dia, penyesuian tarif dilakukan secara bersama-sama dengan lebih dari 200 perusahaan anggota Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres Indonesia pada bulan ini agar iklim usaha antara perusahaan jasa pengiriman ekspres, pos, dan logistik tetap kondusif serta harmonis.

“Demi mempertahankan dan terus meningkatkan kualitas pelayanan serta melanjutkan berbagai inovasi maupun pengembangan JNE di berbagai bidang, maka kebijakan melakukan penyesuaian tarif pengiriman paket atau ongkos kirim dilakukan,” tutur Feriadi.

Penyesuaian tarif pengiriman JNE berlaku untuk service Regular, OKE dan YES dimulai 15 Januari 2019 pukul 00:01 WIB. Penyesuaian tarif tersebut berlaku untuk pengiriman paket dari Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi) ke seluruh tujuan dalam negeri.

Sementara untuk pengiriman paket dalam kota atau antar kota dalam Jabodetabek tetap berlaku tarif normal. Besaran kenaikan tarif dari Jabodetabek, tergantung pada tujuan pengiriman paket dan jenis layanan yang digunakan dengan kenaikan rata-rata sebesar 20 persen.

“Langkah (penyesuaian tarif) ini harus dilakukan untuk menyesuaikan berbagai biaya operasional yang turut meningkat seiring dengan kenaikan biaya kargo udara yang diberlakukan oleh pihak maskapai penerbangan,” imbuhnya.

Menurut dia, penyesuaian tarif pengiriman akan berdampak luas, sehingga kebijakan tersebut bagi JNE merupakan langkah terakhir yang semaksimal mungkin diupayakan untuk tidak terjadi. Dalam beberapa tahun terakhir, JNE telah beberapa kali menaikan tarif pengiriman atau ongkos kirim yang diberlakukan untuk pelanggan setia.

Namun dengan pengembangan dan inovasi JNE di berbagai sektor, seperti jaringan, infrastruktur, strategi distribusi, dan yang lainnya, penurunan tarif pengiriman juga terjadi. “JNE berkomitmen untuk dapat mewujudkan semangat tagline “Connecting Happiness” yang bermakna mengantarkan kebahagiaan, bukan hanya terhadap pengirim dan penerima paket, tapi juga masyarakat luas di berbagai bidang, sehingga dalam menghadapi kondisi yang mengharuskan JNE untuk melakukan penyesuaian tarif, maka sebisa mungkin dapat diiringi juga dengan upaya menurunkan tarif pengiriman ke beberapa kota tujuan dengan menggunakan segenap kapabilitas yang dimiliki,” jelasnya.

Besaran penurunan ongkos kirim JNE sebesar rata – rata 17 persen diberlakukan untuk pengiriman dari Jabodetabek ke beberapa tujuan. Kota – kota destinasi paket tersebut adalah Tegal, Purwakarta, Cilegon, Cirebon, Semarang, Surabaya, Bandar Lampung, Madiun, Malang, Probolinggo, Jember, Kupang, Pontianak, Palangkaraya, Samarinda, Ujungpandang, Sorong, Palembang, Batam, Mataram, Bontang, Kendari, Ternate, Ambon, Jayapura, Bengkulu, Jambi, Medan, dan Banda Aceh. (oke)

Related Articles

Back to top button