Berita UtamaRealtime

Korban Penyekapan Mengenal Pelaku di Tempat Magang

Radarbekasi.id – Ayah korban dugaan penyekapan dan tindakan asusila terhadap ANS (16) menuturkan awal mula anaknya mengenal pelaku AA tersebut.

“Kenal pelaku itu karena dia magang di PT Daihatsu. Jadi sodara AA itu mendapatkan nomor anak saya, bukan anak saya yang ngasih. Dia dapat nomor anak saya itu karena dia di bagian HRD,” tutur Ayah korban, Ismanto di Polres Metro Bekasi, Kamis (17/1).

Menurut dia, anaknya magang di perusahaan otomotif di Cikarang tersebut selama tiga bulan. Pihaknya bersama kuasa hukum melaporkan AA karena telah membawa anaknya selama empat hari tanpa izin.

Bahkan selama disekap, anaknya tidak bisa dihubungi melalui sambungan seluler. Bahkan setiap kali dikirimi pesan singkat, balasan pesan tidak seperti yang dilakukan anaknya.

“Jadi anak saya kan pakai bahasa sunda. Tapi itu balesnya pakai bahasa Indonesia, dan  ada kata-kata ‘aisah aman, aisah aman’,” jelasnya.

Dia menjelaskan, anaknya berhasil kembali ke rumah setelah dia berpura-pura tidak melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian dan menyelsaikannya secara kekeluargaan.

“Jadi hari Kamis pada 10 Januari saya negosiasi. Intinya saya memancing pelaku secara kekeluargaan, dia kepancing dan mau membawa anak saya pulang. Jadi hari Kamis itu saya sempat ngobrol sama anak saya, Alhamdulillah (pelaku) ngasih tanggapan, hpnya dikasihin ke anak saya, dan ngaku posisinya ada di Cikarang. Tapi si AA itu ngakunya ada di luar kota,” jelasnya.

Setelah anaknya dipulangkan kerumah, dia bersama keluarga menyambangi rumah pelaku untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya dengan menikahi korban. Namun pelaku menolak.

“Setelah dipulangkan. Saya datang kerumah dia (AA). Disana AA mengatakan, “Pak kalo selain nikah, ada solusi enggak?”. Itu menjadi pukulan buat saya dan anak saya,” tukasnya. (pra).

Related Articles

Back to top button