Berita Utama

Satreskim Periksa Delapan Saksi Terkait Tiga Bocah Kakinya Melepuh

Radarbekasi.id – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Bekasi mengaku sudah memeriksa terhadap delapan orang saksi terkait tiga bocah yang kakinya melepuh usah bermain di lahan kosong di Kampung Kramat Blencong Rt 01 Rw 20, Desa Segara Makmur Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi.

“Kita sudah periksa delapan saksi termasuk korban, yang masih kita cari tahu siapa yang membuang limbah diarea tersebut,” ujar Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi, AKBP Rizal Marito, Kamis (24/1).

AKBP Rizal mengatakan, pemeriksaan dilakukan secara intens untuk mengetahui perizinan pengurukan di lokasi. Menurut dia, ada tindak pidana yang bisa menjerat pemilik lahan karena kelalaian sehingga menyebabkan orang lain terluka.

Apalagi, keluarga korban yang kakinya melepuh juga sudah melaporkan kejadian kepada pihak berwajib. “Yang jelas kita kenakan undang-undang Lingkungan Hidup. Tapi kita masih menunggu hasil laboratorium terhadap zat-zat tanah yang sudah kita ambil,” tuturnya.

Sementara itu, Kabid Penegakan Hukum pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, Harnoko menambahkan, persoalan pembuangan limbah di daerah perbatasan perlu adanya koordinasi dengan Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) agar pembuang limbah dari Jakarta bisa ditindak.

Sebab, pihaknya tidak bisa melakukan penindakan terhadap pembuang limbah dari luar Kabupaten Bekasi karena berbeda wilayah.

“Pemerintah Kabupaten Bekasi membutuhkan kerjasama dengan KLHK untuk mengawasi, dan menindak pembuangan limbah yang dibuang di wilayah perbatasan,” tukas Harnoko.

Dia menambahkan, belum ada hasil penelitian dari sampel limbah tanah yang menyebabkan tiga bocah kakinya melepuh tersebut. Ia berujar, penelitian membutuhkan waktu selama satu bulan.

“Sementara lahan telah ditutup dan tidak boleh untuk kegiatan apapun,” tukasnya. (pra)

Related Articles

Back to top button