Berita UtamaCikarang

Balita di Muara Gembong Derita Jantung Bocor

Radarbekasi.id – Balita bernama Hani Haerani menderita jantung bocor. Balita berusia 6, 5 bulan ini merupakan putri kedua dari pasangan Ahmad Romli (39), dan Mardiah (35) yang tinggal di Kampung Biyombong Rt 01 Rw 05, Desa Pantai Mekar, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi.

Saat ditemui dikediaman orang tuanya, balita tersebut terlihat tertidur di atas kasur di lantai dekat ruang tamu. Tampak ditemani oleh kedua orang tuanya disampingnya. Menurut keterangan Ayah balita, Ahmad Romli, anaknya menderita jantung bocor sejak lahir pada 10 Juli 2018 di Rumah Sakit Pekerja Jakarta. Karenanya, sejak lahir sampai saat ini masih harus di rawat di rumah sakit.

“Kondisinya memang seperti itu dari awal lahir, makaya dirawat terus di rumah sakit. Baru minggu-minggu ini istirahat dirumah, ini juga mau berangkat lagi ke RSCM Jakarta,” ucap lelaki yang dikenal Bejo, Minggu (27/1).

Selain kelainan jantung, kata Bejo, putrinya juga menderita mata katarak, rongga mulut mengecil, dan gangguan ditelinga kiri sejak lahir. Berbagai penyakit yang diderita tersebut membuat kondisi sang bayi sangat lemah dan gampang nangis.

“Kondisinya mudah drop, karena efek dari (kelainan) jantung itu. Kena angin sedikit drop,” ujarnya.

Dari empat peyakit yang di derita putrinya, saat ini dia sedang fokus untuk pengobatan jantung. Sebab, dokter menyarankan pengobatan jantung terlebih dahulu. “Kemarin kata dokter kedua jantungnya bocor, dan kemungkinan juga terinfeksi virus rubela. Dan fokusnya kita sekarang pengobatan jantung,” katanya.

Penyakit yang diderita oleh sang balita membuat berat badannya tidak normal. Pada saat lahir, berat badan Hani sekitar 3,8 kilo gram. Seharusnya diusia balita 6,5 bulan, berat badannya berkisar 8 sampai 9 kilo gram.

“Karena ada beberapa penyakit yang di derita, beratnya hanya 4,6 kilo gram,” pungkasnya. (pra).

Related Articles

Back to top button