Berita Utama

Layanan Pesan WhatsApp, Facebook, dan Instagram akan Diintegrasikan

Radarbekasi.id – Pendiri Facebook Mark Zuckerberg memiliki rencana untuk mengintegrasikan layanan obrolannya di jejaring sosial Instagram, Facebook Messenger, dan WhatsApp. Mereka tidak akan bergabung, terus berfungsi sebagai aplikasi mandiri, tetapi Zuck ingin pengguna mereka dapat saling mengirim pesan di berbagai platform tersebut secara terintegrasi.

Informasi soal integrasi layanan pesan milik Facebook Inc itu pertama kali diberitakan oleh The New York Times sebagaimana JawaPos.com (Group Radarbekasi.id) kutip pada Sabtu (26/1). Meski disebut akan terintegari, seperti disinggung di atas, layanan akan terus beroperasi sebagai aplikasi yang berdiri sendiri. Namun infrastruktur teknis yang mendasarinya akan disatukan.

Jadi, mereka akan menyatukan tiga jaringan pesan terbesar di dunia, yang di antara mereka memiliki lebih dari 2,6 miliar pengguna, memungkinkan orang untuk berkomunikasi di seluruh platform untuk pertama kalinya. Sederhananya, pengguna WhatsApp misalnya, mereka akan dapat mengirim pesan teks untuk pengguna Instagram tanpa perlu berganti aplikasi. Pun sebaliknya.

Rencana tersebut masih dalam tahap awal, dengan tujuan penyelesaian pada akhir tahun ini atau awal tahun 2020 mendatang. Karena gagasannya, Zuck mengharuskan ribuan karyawan Facebook untuk mengkonfigurasi ulang bagaimana WhatsApp, Instagram dan Facebook Messenger berfungsi pada tingkat paling dasar mereka. Hal tersebut diungkapkan oleh orang-orang yang terlibat dalam upaya tersebut yang ingin identitasnya dirahasiakan.

Zuckerberg juga telah memerintahkan agar semua aplikasi memasukkan enkripsi end-to-end. Langkah besar yang melindungi pesan agar tidak dilihat oleh siapa pun kecuali para peserta dalam percakapan. Diketahui, saat ini WhatsApp memiliki enkripsi end-to-end secara default untuk semua percakapan, sementara di Facebook Messenger enkripsi end-to-end dapat dipilih secara opsional.

Dalam sebuah pernyataan, Facebook mengatakan ingin membangun pengalaman pengiriman pesan terbaik yang bisa mereka lakukan. Katanya, orang-orang ingin pengiriman pesan cepat, sederhana, andal, dan pribadi.

“Kami sedang berupaya membuat lebih banyak produk perpesanan kami terenkripsi end-to-end dan mempertimbangkan cara-cara untuk membuatnya lebih mudah untuk menjangkau teman dan keluarga di seluruh jaringan,” kata pernyataan tersebut.

Tidak benar-benar bertujuan baik. Dengan menyatukan infrastruktur aplikasi bersama-sama, Zuckerberg berharap untuk meningkatkan utilitas Facebook dan menjaga pengguna tetap terlibat di dalam ekosistem perusahaan alih-alih tergoda layanan milik kompetitor semisal Google dan Apple. Jika pengguna dapat lebih sering berinteraksi dengan aplikasi Facebook, perusahaan mungkin juga dapat meningkatkan bisnis periklanannya atau menambahkan layanan penghasil pendapatan baru kata orang-orang yang terlibat didalamnya.

Selain itu, rencana ini juga memunculkan pertanyaan-pertanyaan soal monopoli, kerahasiaan data, serta keamanan pengguna. Pasalnya, Zuck disebut berpotensi mengubah cara miliaran pengguna aplikasi tersebut untuk terhubung satu sama lain, dan di saat bersamaan memperkuat cengkraman Facebook atas penggunanya. Sebagaimana diketahui, tiga aplikasi yang dimiliki Facebook itu saat ini memiliki total 2,6 miliar pengguna. (oke/jpc)

Related Articles

Check Also
Close
Back to top button