Berita Utama

Aktivitas Pembuatan Oli Palsu Baru Berlangsung Januari

Radarbekasi.id – Kasubmit Krimsus Reskrim Polres Metro Bekasi, IPDA Abysena Jala Wiratama Putra mengungkapkan, oli yang dioplos oleh pelaku berinisial E dan M bisa menghasilkan keuntungan Rp30 ribu sampai Rp40 ribu per botol. Kepada polisi, aktivitas mereka baru berjalan di awal tahun ini.

“Pengakuan dari pelaku, kegiataan ini berlangsung sejak Januari 2019, kemungkinan sudah hampir satu bulan melakukan pengoplosan oli tersebut,” ujarnya, Selasa (29/1).

Menurut dia, oli oplosan telah tersebar ke berbagai wilayah seperti di Bekasi dan Jakarta. Lokasi persisnya, polisi masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut. Termasuk keterlibatan pelaku lain dari aktivitas pengoplos oli tersebut.

“Kita masih mencari informasi mengenai pelaku lain, apabila dari pengakuan pelaku lainnya akan kami lakukan penindakan,” katanya.

Dikatakannya, oli didapat oleh pelaku dari sejumlah bengkel motor maupun mobil di Kabupaten Bekasi. Oli bekas tersebut kemudian di kemas ulang dengan botol baru untuk diperjual belikan ke pasaran.

Lanjut dia, oli yang dioplos tidak dilakukan penyulingan terlebih dulu oleh pelaku. “Jadi tidak ada penyulingan pengakuan dari pelaku, dilihat sama mereka masih bening, langsung dimasukan,” jelasnya.

Untuk asal botol yang digunakan, ujar dia, pihaknya belum berani memastikan karena sampai saat ini masih dilakukan pendalaman oleh petugas kepolisian di lapangan.

“Kalau botol sedang kita selidiki dapat dari mana,” tukasnya. (pra)

.

Related Articles

Back to top button