Berita Utama

Rumah Diduga Dijadikan Tempat Pembuatan Oli Palsu Digerebek, Ini Alasannya…

Radarbekasi.id – Sebuah rumah di Perumahan The Palm Residence Blok C 18 Nomor 12, Desa Sriamur, Kecamatan Tambun, Kabupaten Bekasi, digerebek oleh warga sekitar karena diduga dijadikan tempat pembuatan oli palsu.

Pantauan radarbekasi.id, Selasa (29/1), rumah yang digerebek pada dua hari lalu tersebut terpantau sepi. Pintu gerbang yang sudah diberi garis polisi tertutup rapat. Dari luar, terlihat barang-barang digarasi berantakan. Ada juga dua drum besar untuk menampung oli.

Menurut keterangan Staf Perencanaan Pembangunan Desa Sriamur, Jamhuri, penggerebekan tersebut berawal dari keresahan warga sekitar terkait aktivitas di rumah tersebut. Setiap pagi, warga selalu mencium bahan kimia yang menyengat.

“Pelaku ini memproduksi langsung di dalam kontrakan, dan dari situ warga mulai resah karena bau bahan kimia,” ucap Jum, demikian akrab disapa, Selasa (29/1).

Jum mengatakan, sebelum melakukan penggerebakan sejumlah warga sempat melapor ke pihak desa atas keresehan mereka. Kemudian, pihak desa bersama karung taruna, serta kepolisian menggerebek lokasi rumah tersebut. Saat digerebek, ujar dia, salah satu penghuni hendak masuk ke rumah dengan menggunakan satu unit mobil yang mengangkut empat tangki oli kotor diduga akan didaur ulang.

“Yang ikut penggerebekan, warga, pihak desa, karang taruna, dan pihak polres,” ujarnya.

Menurutnya, aktivitas pembuatan oli diduga palsu sudah berjalan selama tiga minggu. Para penghuni rumah tersebut merupakan pendatang yang mengontrak.

“Pelaku ngontrak disini, dan bukan asli orang sini,” tukasnya. (pra)

Close